Berdiri 1947

Sekolah Harian · Sekolah Internasional · Sekolah Dasar

Salesian International School

Salesian International School

Tokyo, Jepang

Last updated: 17 Mei 2026

Salesian International Primary School adalah sekolah dasar dengan program immersion bahasa Inggris berbasis Katolik di 赤羽, Tokyo, yang akan membuka International Class pada April 2026. Berlandaskan tradisi Salesian tahun 1947 dari St. John Bosco, sekolah ini menawarkan hampir semua mata pelajaran dalam bahasa Inggris sambil membina karakter setiap anak melalui filosofi pendidikan preventif yang menekankan reason, religion, dan loving-kindness. Sekolah ini bertujuan mengembangkan warga negara yang aktif secara global dan dilengkapi dengan kemampuan berpikir kritis serta keterampilan world-citizen untuk era AI. Dengan proses penerimaan yang sangat kompetitif dan komunitas yang hangat berbasis iman, sekolah ini menjembatani nilai-nilai pendidikan Jepang dengan perspektif internasional di seluruh Years 1–6.

Biaya Tahunan
JP¥560.000 - JP¥1.340.000(2026-2027) US$3.453 - US$8.261
Siswa
~582
Kunjungi Situs Web

Gambaran Umum

Salesian International School adalah sekolah internasional untuk anak usia 6–12 tahun di Tokyo, Jepang. Didirikan pada tahun 1947, sekolah ini memiliki sekitar 582 siswa. Bahasa pengantar adalah bahasa Inggris. Biaya pendaftaran tahunan: ¥560,000–¥1,340,000.

Biaya Kuliah & Biaya Lainnya

Biaya Kuliah Tahunan

JP¥560.000 - JP¥1.340.000(2026-2027) US$3.453 - US$8.261

Biaya Pendaftaran

JP¥250.000 US$1.541

Perkiraan Total Tahun Pertama

JP¥1.700.000 US$10.481

Biaya Kuliah Menurut Kelas

KelasBiaya Kuliah TahunanBiaya PendaftaranDeposit
Kelas Internasional (Tahun 1–6)JP¥1.200.000 US$7.398--
Lihat Semua Biaya

Biaya Tambahan

Biaya Pendaftaran Siswa

JP¥250.000 US$1.541

Perkiraan nilai berdasarkan rata-rata bulanan ECB (6–10 Jul 2026). Jumlah aktual mungkin berbeda.

Kurikulum & Akademik

Bahasa Pengantar

Bahasa Pengantar

Inggris

Wajib / Pilihan

Jepang
Schoozy Insight: Immersion Bahasa Inggris untuk Era AI: Kehidupan Akademik di Salesian International

Penerimaan

Selektivitas:
highly selective

Ringkasan Penerimaan

Pada tahun 2026, dengan dibukanya International Class yang baru, sekolah ini menerima pendaftaran siswa Year 1 sebagai bagian dari angkatan pertama. Proses penerimaan meliputi tes tulis singkat, wawancara orang tua-siswa (15 menit), dan penilaian keterampilan sosial. Untuk masuk tahun 2026, 396 pelamar bersaing untuk 120 tempat (tingkat penerimaan sekitar 30%). Jadwal A oversubscribed 2-3x dan jadwal B sekitar 8x oversubscribed. Sekitar 80% pelamar berasal dari latar belakang berbahasa Inggris. Kefasihan berbahasa Inggris tidak secara ketat diperlukan untuk masuk.

Persyaratan

Tahun 1 (Kelas Internasional)

Tes TertulisWawancara SiswaWawancara Orang TuaLainnya

Persyaratan Bahasa Inggris: Bahasa Inggris dasar

Wawancara Diperlukan (Tatap muka)

Tingkat Penerimaan: 0.3%

Schoozy Insight: Kompetitif namun Ramah: Pendekatan Penerimaan Salesian International School

School Life

Term system
3-term
Uniform
Required
Lunch
School lunch provided daily (International class);

Support & Wellbeing

Kegiatan Ko-kurikuler

29 kegiatan

Olahraga Tim(3)

FootballBasketballBaseball

Kelas: G4–6

Olahraga Individu(2)

Table TennisBadminton

Kelas: G4–6

Musik(1)

Choir

Kelas: G4–6

Seni Rupa(1)

Visual Arts Club

Kelas: G4–6

Layanan & Kepemimpinan(1)

Student Council

Kelas: G4–6

Spesifik Sekolah(21)

Dance ClubGo ClubKlub Eksperimen SainsKomite PerpustakaanKlub Kerajinan TanganKlub Seni (Patung/Seni Kreatif)Klub Musik KhususPaduan Suara (Korps Lagu Sakral)Komite PenyiaranKomite KesehatanDewan Siswa (Komite Eksekutif)Komite AgamaKomite BerkebunKlub Bulu TangkisKlub DodgeballKlub Sepak BolaKlub Tenis MejaKlub Bola BasketKlub BaseballKomite OlahragaKlub ICT

Fasilitas & Kampus

18 fasilitas

Olahraga & Atletik(3)

Gymnasium· Dalam Ruangan
Indoor Swimming Pool
Outdoor Sports Field· Luar Ruangan

Fasilitas Akademik(2)

Main Library· Dalam Ruangan
General Science Lab×2· Dalam Ruangan

Seni dan pertunjukan(2)

Music Room×2· Dalam Ruangan
Art Studio· Dalam Ruangan

Area Umum(2)

Chapel· Dalam Ruangan
Assembly Hall· Dalam Ruangan

Lainnya(9)

Perpustakaan
Laboratorium Sains
Ruang Seni
Aula Serbaguna
Taman Bermain
Kolam Renang
Ruang AV / Penyiaran
Ruang Kelas Berteknologi ICT
Ruang AV dan Siaran

Lokasi & Akses

Cara Sampai Ke Sana

Stasiun JR Akabane (Pintu Utara)

Salesian International Primary School (Kampus Akabane)

Jalan kaki 10 menit

Transportasi Umum

JR赤羽駅(北口)から徒歩約10分。東京メトロ南北線・埼玉高速鉄道赤羽岩淵駅(2番出口)から徒歩約8分。

Area Jangkauan: 赤羽、北区、東京

Kampus

Kampus Utama

Salesian International Primary School (Kampus Akabane)

4-2-14 Akabanedai, 北区, Tokyo

10 menit jalan kaki dari Stasiun JR Akabane (Pintu Utara)
Stasiun JR 赤羽駅 (Exit Utara): sekitar 10 menit jalan kaki. Tokyo Metro Nanboku Line / Saitama Rapid Railway 赤羽岩淵駅 (Exit 2): sekitar 8 menit jalan kaki. Tidak ada layanan bus sekolah; keluarga menggunakan transportasi umum.
Kapel, perpustakaan, laboratorium sains (x2), ruang seni, ruang musik (x2), ruang AV/siaran, gimnasium dalam ruangan, kolam renang, aula serbaguna, lapangan bermain luar yang luas (tanah dan rumput sintetis), ruang kelas dilengkapi ICT dengan papan tulis elektronik dan tablet, pendingin udara di seluruh area.
03-3906-0053
Schoozy Insight: Oasis Perkotaan: Kehidupan Kampus dan Fasilitas di Akabane

Schoozy Insights

Analisis independen oleh tim editorial Schoozy. Tidak terafiliasi atau didukung oleh sekolah.

Sistem Preventif Don Bosco: Jantung Pendidikan Salesian

Filosofi seluruh sekolah dibangun atas tiga pilar St. John Bosco — akal budi, agama, dan kebaikan hati — menciptakan komunitas yang hangat dan penuh kepercayaan, di mana anak-anak merasa benar-benar dicintai.

Baca Selengkapnya

Sistem Pencegahan Salesian

Salesian International Primary School bukan sekadar sekolah Katolik dalam nama saja — seluruh DNA pedagogisnya berakar pada filosofi pendidikan Santo Yohanes Bosco (1815–1888), seorang imam Italia yang mendirikan ordo Salesian untuk melayani anak-anak kurang beruntung melalui kegembiraan, kehangatan, dan pendampingan daripada hukuman.

Tiga Pilar Utama

Pendekatan sekolah ini berdiri di atas tiga pilar yang tak terpisahkan:

  1. Akal Sehat (理性) — Melibatkan intelektualitas siswa dan membantu mereka memahami mengapa aturan dan nilai-nilai itu penting, daripada menuntut ketaatan buta.
  2. Agama (宗教) — Mengakar pada kehidupan sehari-hari dengan rasa akan hal yang sakral, diekspresikan melalui doa pagi, waktu di kapel, dan identitas Katolik sekolah.
  3. Kasih Sayang (慈愛) — Keyakinan, seperti yang diungkapkan dalam kata-kata Don Bosco sendiri, bahwa "Tidak cukup hanya mencintai anak-anak; mereka harus merasakan dicintai." Guru-guru diharapkan untuk hadir bersama siswa setiap saat, membangun kepercayaan yang tulus.

Pencegahan Bukan Hukuman

"Pencegahan" dalam pedagogis Salesian berarti mengantisipasi dan mencegah masalah melalui lingkungan yang positif dan berpusat pada relasi — bukan melalui pengawasan atau ketakutan. Guru digambarkan sebagai pendamping yang berjalan bersama anak-anak, menumbuhkan kepercayaan diri dan rasa memiliki.

Pendidikan Menyeluruh

Kurikulum dirancang di sekitar tiga pilar utama: pendidikan agama, pembelajaran mata pelajaran akademis, dan pembelajaran inkuiri terpadu (総合的な学習). Pilar terakhir ini mencakup pendidikan pemahaman internasional, pendidikan tanpa hambatan, dan program pengalaman tinggal bersama — semuanya dirancang untuk menumbuhkan apa yang disebut sekolah sebagai "kekuatan untuk hidup" (生きる力).

Penerapan dalam Kelas Internasional

Dalam Kelas Internasional yang baru, filosofi ini diekspresikan melalui lingkungan immersi bahasa Inggris di mana anak-anak didorong untuk berpikir berbeda, memiliki pendapat mereka sendiri, dan terlibat dengan dunia sebagai warga negara global. Sekolah secara eksplisit ingin siswa merasakan bahwa "berbeda dari orang lain adalah hal yang wajar" dan "memiliki ide sendiri adalah hal yang wajar" — sebuah penegasan yang khas Salesian terhadap martabat individu dalam komunitas.

Dari Sekolah Misi Tahun 1947 hingga Sekolah Dasar Internasional Terbaru di Tokyo

Didirikan pada 1947 oleh Salesian Sisters, Seibi Gakuen Primary telah menjadi sekolah Katolik yang dicintai selama 75 tahun sebelum mentransformasi dirinya menjadi Salesian International Primary pada 2026 dengan kelas immersi bahasa Inggris penuh.

Baca Selengkapnya

Perjalanan Transformasi 75 Tahun

Awal Mula (1947)

Salesian International Primary School didirikan pada tanggal 1 April 1947 sebagai 星美学園小学校 (Seibi Gakuen Elementary School) di bawah korporasi sekolah 学校法人星美学園. Sekolah ini didirikan sebagai bagian dari misi Salesian global — warisan pendidikan St. John Bosco dan St. Mary Mazzarello — untuk memberikan pendidikan holistik berasas Katolik kepada anak-anak di kawasan Akabane, utara Tokyo.

Selama lebih dari tujuh dekade, sekolah ini beroperasi sebagai sekolah dasar Katolik Jepang tradisional yang dihormati, membangun reputasi dalam pendidikan karakter, perawatan pastoral yang hangat, dan fondasi akademik yang kuat.

Transformasi 2026

Pada tahun 2026, sekolah mengalami transformasi paling signifikan sejak didirikan. Menyadari bahwa anak-anak yang masuk Tahun 1 pada tahun 2026 akan lulus ke masyarakat pada tahun 2042 — era ketika AGI (Artificial General Intelligence) diperkirakan akan tersebar luas — kepemimpinan sekolah menyimpulkan bahwa pendidikan yang berfokus pada ujian dan hafalan semata akan tidak cukup.

Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Kazue Hoshino, sekolah berganti nama menjadi Salesian International Primary School dan meluncurkan program International Class perdananya: sebuah program imersi bahasa Inggris penuh yang dirancang untuk mengembangkan pemikiran kritis, kemampuan linguistik, dan nilai-nilai global sejak tahun-tahun pertama pendidikan.

Permintaan yang Luar Biasa

Respons dari keluarga-keluarga di Tokyo sangat luar biasa. Sesi informasi sekolah menarik lebih dari 400 orang tua, dengan tempat tambahan diperlukan di tengah sesi. Untuk angkatan tahun 2026, 396 pelamar berkompetisi untuk sekitar 120 tempat — tingkat penerimaan sekitar 30% — dengan ujian jadwal-B mencapai tingkat oversubscription sekitar 8×.

Keberlanjutan dalam Perubahan

Yang penting, transformasi ini tidak meninggalkan identitas Salesian sekolah. Kelas Seibi dengan medium Jepang terus beroperasi berdampingan dengan International Class, dan keduanya berbagi kampus, kapel, dan ethos komunitas yang sama. Sekolah melihat internasionalisasi bukan sebagai keberangkatan dari misinya, melainkan sebagai evolusi alaminya untuk abad ke-21.

Kompetitif namun Ramah: Pendekatan Penerimaan Salesian International School

Dengan tingkat penerimaan ~30% dan permintaan 8× lebih tinggi untuk beberapa jadwal, Salesian International School adalah salah satu sekolah dasar baru paling diminati di Tokyo — namun secara eksplisit sekolah ini menyambut peserta didik yang belum lancar berbahasa Inggris.

Baca Selengkapnya

Penerimaan Siswa di Salesian International Primary School

Permintaan yang Luar Biasa

Peluncuran Kelas Internasional menciptakan minat yang sangat besar dari keluarga-keluarga di Tokyo. Untuk angkatan pertama pada tahun 2026, 396 pelamar bersaing untuk sekitar 120 tempat, menghasilkan tingkat penerimaan keseluruhan sekitar 30%. Ujian jadwal A mengalami kelebihan pendaftar 2–3×; jadwal B mencapai sekitar 8× kelebihan pendaftar — angka-angka ini menempatkan Salesian International di antara peluncuran sekolah dasar baru paling kompetitif dalam sejarah Tokyo belakangan ini.

Sesi informasi sekolah sangat populer sehingga lebih dari 400 orang tua hadir, dengan tempat duduk tambahan ditambahkan di tengah acara.

Apa yang Terlibat dalam Ujian

Proses masuk untuk pelamar Year 1 terdiri dari:

  • Ujian kertas tertulis singkat — menilai kesiapan kognitif yang sesuai dengan usia
  • Wawancara orang tua dan anak (sekitar 15 menit) — mengevaluasi keselarasan nilai keluarga dan kesiapan sosial anak
  • Tugas observasi keterampilan sosial — menilai bagaimana anak-anak berinteraksi, berkomunikasi, dan terlibat

Dua jadwal ujian (A dan B) ditawarkan, memberikan fleksibilitas bagi keluarga.

Kemampuan Bahasa Inggris: Bukan Penghalang

Meskipun merupakan sekolah dengan pembelajaran imersif berbahasa Inggris, Salesian International secara eksplisit tidak mensyaratkan siswa Year 1 yang masuk untuk fasih berbahasa Inggris. Sekitar 80% dari pelamar ujian 2025 berasal dari latar belakang berbahasa Inggris, namun sekolah telah mengindikasikan bahwa bahkan anak-anak tanpa kemampuan bahasa Inggris yang kuat dapat diterima — lingkungan imersif dirancang untuk membangun kemampuan dari nol.

Siapa yang Melamar

Sekolah ini menarik campuran keluarga bilingual, keluarga 帰国子女, keluarga ekspat, dan keluarga Jepang yang mencari jalur pendidikan internasional. Kelas Internasional dirancang untuk melanjutkan ke program internasional sekolah menengah dan sekolah menengah atas Salesian, menawarkan jalur pendidikan internasional berkelanjutan selama 12 tahun.

Tidak Ada Daftar Tunggu yang Dipublikasikan

Tidak seperti beberapa sekolah internasional Tokyo lainnya, Salesian International belum mempublikasikan sistem daftar tunggu formal. Keluarga disarankan untuk melamar pada tahun masuk.

Immersion Bahasa Inggris untuk Era AI: Kehidupan Akademik di Salesian International

Hampir semua mata pelajaran diajarkan dalam bahasa Inggris, dengan pembelajaran berbasis inkuiri dan pemikiran kritis sebagai inti — mempersiapkan siswa untuk dunia yang menurut visi sekolah akan ditransformasi oleh AI pada tahun 2042.

Baca Selengkapnya

Budaya Akademik di Salesian International Primary School

Lingkungan Bahasa Inggris yang Sangat Dominan

Ciri utama dari Kelas Internasional adalah pengajaran dengan medium Bahasa Inggris yang hampir menyeluruh. Sekolah menggambarkannya sebagai "lingkungan Bahasa Inggris yang sangat dominan di mana hampir semua mata pelajaran diajarkan dalam Bahasa Inggris". Ini bukan program bilingual dengan keseimbangan bahasa yang setara — Bahasa Inggris adalah medium instruksi utama di seluruh mata pelajaran akademik, sementara bahasa dan budaya Jepang tetap dipertahankan sebagai komponen berharga dari identitas siswa.

Berpikir untuk Tahun 2042

Visi akademik sekolah secara eksplisit berorientasi ke masa depan. Anak-anak yang memasuki Tahun 1 pada tahun 2026 akan memasuki masyarakat sekitar tahun 2042 — waktu ketika AGI diperkirakan akan tersebar luas. Sekolah berpendapat bahwa pendidikan berorientasi ujian dan transmisi pengetahuan akan tidak cukup untuk masa depan ini. Sebaliknya, sekolah memprioritaskan:

  • Berpikir kritis dan kreatif — kemampuan untuk mengidentifikasi masalah dan bekerja menuju solusi secara mandiri
  • Kemampuan linguistik — kompetensi bilingual yang genuine dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang
  • Nilai-nilai global — mentalitas warga dunia yang melihat keragaman sebagai hal yang alami dan diinginkan

Tiga Pilar Kurikulum

Kurikulum sekolah yang lebih luas (bersama di kelas Seibi dan Internasional) distruktur mengelilingi tiga pilar:

  1. Pendidikan agama — pembentukan iman Katolik yang terintegrasi dalam kehidupan sekolah sehari-hari
  2. Pembelajaran mata pelajaran akademik — disiplin ilmu inti yang diajarkan sesuai standar kurikulum nasional Jepang (dengan Bahasa Inggris sebagai medium di Kelas Internasional)
  3. Pembelajaran inkuiri terintegrasi (総合的な学習) — eksplorasi berbasis proyek termasuk pemahaman internasional, pendidikan tanpa hambatan, dan program pengalaman residential

Integrasi ICT

Semua ruang kelas dilengkapi dengan papan tulis elektronik dan tablet/iPad, yang mencerminkan komitmen sekolah terhadap pembelajaran yang ditingkatkan dengan teknologi.

Struktur Kelas

Sekolah mengoperasikan enam tingkat (Tahun 1–6) dengan sekitar tiga kelas per tingkat dan maksimal 40 siswa per kelas (rata-rata sekitar 32). Kelas Internasional beroperasi dalam struktur ini, dengan tim pengajar medium Bahasa Inggris sendiri.

Oasis Perkotaan: Kehidupan Kampus dan Fasilitas di Akabane

Meskipun terletak di jantung Tokyo yang urban, kampus Salesian International School seluas 8.414 m² dilengkapi dengan kapel, gimnasium, kolam renang, laboratorium sains, ruang musik, dan taman bermain yang luas tempat anak-anak dapat bermain dengan bebas.

Baca Selengkapnya

Kehidupan Kampus di Salesian International Primary School

Lokasi dan Akses

Sekolah ini berlokasi di 4-2-14 Akabanedai, 北区, Tokyo — sebuah lingkungan perumahan di utara Tokyo. Akses dapat dilakukan melalui:

  • JR Akabane Station (North Exit): sekitar 10 menit berjalan kaki
  • Tokyo Metro Nanboku Line / Saitama Rapid Railway Akabane-Iwabuchi Station (Exit 2): sekitar 8 menit berjalan kaki

Tidak ada layanan bus sekolah; keluarga menggunakan transportasi umum. Sekolah beroperasi lima hari seminggu (Senin–Jumat) tanpa kelas pada hari Sabtu.

Kampus Urban yang Luas

Dengan luas sekitar 8.414 m², kampus ini sangat lapang untuk sebuah sekolah dasar di Tokyo perkotaan. Halaman sekolah yang lebar (校庭) memungkinkan anak-anak berlari bebas saat pelajaran olahraga dan istirahat — sesuatu yang jarang dijumpai di Tokyo pusat.

Fasilitas Utama

Ruang Keagamaan dan Komunitas:

  • Kapel (チャペル) — untuk doa harian, upacara, dan pembentukan iman
  • Aula serbaguna — digunakan untuk acara sekolah dan upacara

Fasilitas Akademik:

  • Laboratorium sains (1st dan 2nd 理科室)
  • Ruang seni (造形室)
  • Ruang musik (第一音楽室, 第二音楽室)
  • Perpustakaan
  • Ruang AV dan broadcast

Fasilitas Olahraga:

  • Gimnasium dalam ruangan (体育館)
  • Kolam renang
  • Halaman bermain luar yang luas (tanah dan rumput sintetis)

Teknologi:

  • Semua ruang kelas dilengkapi papan tulis elektronik dan tablet/iPad
  • Pendingin udara di seluruh area

Suasana Komunitas

Ethos Salesian tentang "selalu, di mana saja, bersama anak-anak" (いつも どこでも 子どもとともに) membentuk suasana sehari-hari. Guru diharapkan hadir dan terlibat dengan siswa di luar waktu pembelajaran formal, menciptakan komunitas yang hangat dan seperti keluarga. Siswa kelas atas membimbing siswa yang lebih muda melalui klub dan komite, memupuk hubungan lintas usia dan semangat pelayanan.

About the School

Established
1947

Mission

Tidak cukup hanya mencintai anak-anak; mereka harus merasakan bahwa mereka dicintai.

History

Didirikan pada tahun 1947 sebagai Seibi Gakuen Primary School (星美学園小学校) di bawah korporasi sekolah Katolik Salesian (学校法人星美学園) di Akabane, Tokyo. Sekolah ini didirikan untuk menjalankan filosofi pendidikan holistik dari St. John Bosco dan St. Mary Mazzarello. Selama beberapa dekade, sekolah ini berkembang menjadi sekitar 582 siswa di enam tingkat kelas. Pada tahun 2026, di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Kazue Hoshino, sekolah ini berganti nama menjadi Salesian International Primary School dan meluncurkan Kelas Internasional berbahasa Inggris pertamanya, menandai transformasi besar menuju pendidikan internasional sambil mempertahankan identitas Salesian Katoliknya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

How much is annual tuition at Salesian International School?

Annual tuition at Salesian International School ranges from ¥560,000 to ¥1,340,000 (JPY), depending on the grade level.

What additional fees should I budget for at Salesian International School?

In addition to tuition, Salesian International School charges a registration fee of ¥250,000.

What are the admission requirements for Salesian International School?

In 2026, with the establishment of the new International Class, the school accepts enrolments for Year 1 students as part of the first intake. The entrance process includes a brief paper test, parent-child interview (15 minutes), and social-skills assessment. For 2026 entry, 396 applicants competed for 120 places (approximately 30% acceptance rate). The A-schedule was 2-3x oversubscribed and B-schedule approximately 8x oversubscribed. Approximately 80% of applicants came from English-medium backgrounds. Fluency in English is not strictly required for entry.

Where is Salesian International School located?

Salesian International School is located in Tokyo, Japan.

What ages does Salesian International School accept?

Salesian International School accepts students from age 6 to 12.

How many students attend Salesian International School?

Salesian International School has approximately 582 students.

Compare, fees & rankings

About this data

Last updated: 17 Mei 2026

Sources: the school's official website, accreditation bodies (e.g. IBO, CIS), and public records.