Indonesia
Sekolah Internasional di Jakarta
Sekolah internasional di Jakarta, Indonesia. Kurikulum yang paling umum adalah IB Diploma. Biaya tahunan umumnya berkisar Rp 77,3 jt–Rp 170 jt (Sekolah internasional harian).
Panduan pasar independen
Tentang Sekolah Internasional di Jakarta
Data pasar
Sekilas
Rp 77,3 jt–Rp 170 jt
Sekolah internasional harian
4 sekolah
nilai tengah Rp 118,8 jt
Kurikulum
Kurikulum di Jakarta
Perbandingan, biaya & peringkat
Direktori sekolah
Sekolah unggulan di Jakarta
Dipilih berdasarkan skor keseluruhan Schoozy.
Di peta
Di petaLokasi sekolah-sekolah di Jakarta
Perbesar untuk melihat nama sekolah. Pilih pin untuk membuka halaman sekolah.
Pin dengan garis putus-putus menunjukkan pusat kota, bukan lokasi kampus yang tepat.
Direktori sekolah
Semua Sekolah Internasional di Jakarta
Usia 3–18Mulai Rp 204.246.000/thn- Usia 3–18Mulai Rp 158.518.000/thn
Usia 3–18Mulai Rp 79.134.000/thn
Usia 3–18Mulai Rp 71.600.000/thn
Usia 3–18Mulai Rp 35.000.000/thnJakarta, Indonesia
Sekitar
Kota terdekat
Pertanyaan umum
FAQ tentang Sekolah Internasional di Jakarta
Kurikulum apa yang ditawarkan sekolah internasional di Jakarta?
Sekolah internasional di Jakarta menawarkan IB Diploma, IB MYP, IB PYP, A-Level, dan IGCSE. IB Diploma adalah yang paling umum.
Berapa biaya sekolah internasional di Jakarta?
Biaya sekolah berkisar dari IDR 50 juta hingga IDR 400 juta+ per tahun (sekitar $3,000-$25,000 USD), menawarkan nilai yang sangat baik dibandingkan dengan alternatif regional.
Apa itu kurikulum 'nasional-plus'?
Sekolah nasional-plus mengikuti kurikulum nasional Indonesia dengan elemen internasional tambahan seperti pengajaran berbahasa Inggris dan penilaian yang diakui secara internasional.
Area mana yang populer di kalangan keluarga sekolah internasional?
Area Jakarta Selatan seperti Kemang, Pondok Indah, dan Cilandak populer, begitu juga dengan pinggiran kota BSD City dan Tangerang untuk kampus sekolah mereka yang modern.
Kelompok usia apa yang dilayani sekolah internasional di Jakarta?
Sekolah internasional di Jakarta umumnya menerima siswa kurang lebih berusia 3–18, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga pendidikan menengah.