Sekolah Montessori

Metode Montessori adalah pendekatan pendidikan yang dikembangkan oleh Dr. Maria Montessori pada awal tahun 1900-an, menekankan pembelajaran yang dipimpin anak, kelas dengan kelompok usia campuran, dan eksplorasi langsung dengan materi yang dirancang khusus. Pendidikan Montessori mencakup periode dari bayi hingga remaja, dengan program untuk tingkat Bayi/Balita (0-3), Dasar/Children's House (3-6), Sekolah Dasar (6-12), dan Remaja (12-18). Pendekatan ini menumbuhkan kemandirian, motivasi intrinsik, dan cinta terhadap belajar dengan memungkinkan anak berkembang sesuai kecepatan mereka sendiri dalam lingkungan yang disiapkan dengan hati-hati dan dipandu oleh pendidik Montessori terlatih.

Sekilas

2

Sekolah

2

Negara

JP¥1,6 jt

Biaya rata-rata/tahun

Negara populer untuk Montessori

Sekolah Montessori unggulan

A-Level
AP
IB Diploma
Rentang usia
2 – 18 thn
Biaya pendidikan tahunan (perkiraan)
Rp 174.348.883
Montessori
Rentang usia
2 – 12 thn

FAQ: Montessori

Apa itu metode pendidikan Montessori?

Montessori adalah pendekatan pendidikan yang berpusat pada anak di mana siswa belajar melalui kegiatan yang diarahkan sendiri, pembelajaran praktis, dan bermain kolaboratif. Di kelas-kelas Montessori, anak-anak membuat pilihan kreatif dalam pembelajaran mereka sementara guru terlatih membimbing mereka melalui kegiatan yang sesuai dengan usia menggunakan materi khusus.

Kelompok usia apa yang dicakup pendidikan Montessori?

Program Montessori mencakup dari lahir hingga 18 tahun, diorganisir ke dalam tahap perkembangan: Bayi/Balita (0-3), Primer (3-6), Dasar Bawah (6-9), Dasar Atas (9-12), dan Remaja (12-18). Sebagian besar sekolah internasional Montessori fokus pada rentang usia 3-12 tahun.

Bagaimana siswa Montessori beralih ke sekolah tradisional?

Siswa Montessori biasanya beralih dengan baik ke pengaturan tradisional karena manajemen diri yang kuat, keterampilan pemecahan masalah, dan motivasi intrinsik yang dikembangkan melalui program. Banyak keluarga memilih Montessori untuk tahun-tahun awal dan primer, kemudian beralih ke kurikulum IB, Inggris, atau Amerika untuk pendidikan menengah.