Sekolah Internasional · Sekolah Berasrama · Sekolah Harian · Sekolah Terpadu (K-12)

Bishops Diocesan College
Cape Town, Afrika Selatan
Last updated: 5 Jul 2026
Bishops Diocesan College adalah sekolah independen Anglican untuk anak laki-laki tertua di Afrika Selatan, didirikan pada tahun 1849, terletak di Rondebosch, Cape Town, melayani sekitar 1.550 siswa dari Nursery hingga Grade 12. Sekolah ini terkenal dengan prestasi akademik yang luar biasa — mencapai tingkat kelulusan matric 99,4% pada tahun 2023 — sekaligus memiliki program yang sangat kuat di bidang olahraga, musik, drama, dan pelayanan komunitas. Didukung oleh nilai-nilai Anglican seperti integritas, pelayanan, dan rasa hormat, Bishops menawarkan pendidikan holistik yang mengembangkan pribadi secara utuh. Delapan asramanya (tiga berasrama, lima hariannya), Unit Dukungan khusus, dan staf pengajar spesialis mata pelajaran sekitar 130 orang memastikan setiap siswa mendapatkan perhatian individual dalam komunitas yang dinamis dan berbasis nilai-nilai.
- Kurikulum
- IGCSE / A-Level
- Siswa
- ~1.550
Gambaran Umum
Bishops Diocesan College adalah sekolah internasional berasrama dengan program IGCSE dan A-Levels untuk siswa usia 6–18 tahun yang berlokasi di Cape Town, Afrika Selatan. Didirikan pada tahun 1849, sekolah ini memiliki sekitar 1.550 siswa. Bahasa pengantar adalah bahasa Inggris. Biaya tuition tahunan: ZAR 91,780–ZAR 213...
Sekilas
Hasil Matric — kohor 2023 dengan 157 kandidat mencapai 98,1% kelulusan sarjana, memenuhi syarat hampir semua lulusan untuk masuk universitas
Sekolah khusus putra Anglican yang menampung ~1.550 siswa di Grades N–12, dengan sekitar 20% siswa internasional dan 80% keluarga lokal Afrika Selatan
Penerimaan Grade 8 yang kompetitif — sekitar 150 tempat untuk ~260 pelamar (tingkat penerimaan 57%), dengan preferensi diberikan kepada saudara kandung dan putra alumni
Biaya tuition harian berkisar R91.780–R213.240 per tahun tergantung grade, ditambah biaya penempatan sekali kali sebesar R28.940–R43.450; 10 program beasiswa tersedia
Paling cocok untuk keluarga yang mencari pendidikan putra tradisional Anglican dengan warisan didirikan 1849, pilihan boarding di 3 rumah, dan kurikulum NSC Afrika Selatan yang mengarah pada penempatan universitas lokal
Biaya Kuliah & Biaya Lainnya
Beasiswa & Bantuan Keuangan
10Beasiswa Theron
PrestasiBeasiswa Bishops
PrestasiBeasiswa Akademik
PrestasiBeasiswa Hoffman-Stempel
LainnyaBeasiswa Musik
SeniBeasiswa Olahraga
OlahragaBishops Rhodes Scholarship
KepemimpinanDana Beasiswa Diocesan Scholar
Kebutuhan finansialBeasiswa Berbelas Kasih
Kebutuhan finansialBeasiswa OD (Old Diocesan)
LainnyaKurikulum & Akademik
Bahasa Pengantar
Bahasa Pengantar
Wajib / Pilihan
Mata Pelajaran yang Ditawarkan
7 mata pelajaranNsc(7)
Akreditasi & Keanggotaan
Outcomes & Results
99.4%
Graduation rate
98.1%
University acceptance
Penerimaan
Ringkasan Penerimaan
Bishops Diocesan College menerima siswa laki-laki melalui proses yang terstruktur dan sesuai dengan tingkat masuk. Masuk ke Nursery (Grade N) memerlukan wawancara dengan Kepala Sekolah. Grade R–2 memerlukan wawancara ditambah ujian akademik dasar. Grade 3–7 memerlukan wawancara dan penilaian akademik masuk. Grade 8 — titik masuk utama — sangat kompetitif: sekitar 260 siswa mengikuti ujian masuk formal pada tahun Grade 7 mereka, dari mana sekitar 150 tempat ditawarkan (~tingkat penerimaan 57%). Prioritas diberikan kepada saudara kandung dan putra alumni Diocesan. Grade 9–11 hanya menerima ketika ada lowongan yang timbul dari pengurangan siswa; mereka dimulai setiap tahun dalam kondisi penuh. Semua penerimaan berada atas kebijakan Kepala Sekolah. Beasiswa tersedia untuk calon masuk Grade 8.
Persyaratan
Kelas 8 (Penerimaan Sekolah Menengah)
Persyaratan Bahasa Inggris: Bahasa Inggris tingkat lanjut
Wawancara Diperlukan (Tatap muka)
Tingkat Penerimaan: 0.57%
Kelas N (Taman Kanak-kanak)
Persyaratan Bahasa Inggris: Bahasa Inggris tingkat lanjut
Wawancara Diperlukan (Tatap muka)
Kelas 3 hingga 7
Persyaratan Bahasa Inggris: Bahasa Inggris tingkat lanjut
Wawancara Diperlukan (Tatap muka)
Tanggal Penting
Hari terbuka bagi calon pendaftar Grade 8 (siswa Grade 7 saat ini) untuk merasakan pengalaman kampus dan komunitas Bishops Diocesan College.
Daftar →Hari pertama Term 1 untuk tahun akademik 2026.
Hari terakhir Term 4; akhir tahun akademik 2026.
School Life
- Term system
- four-term
- Uniform
- Required
Support & Wellbeing
Kegiatan Ko-kurikuler
9 kegiatanOlahraga Tim(4)
Kelas: Primary · Secondary
Olahraga Individu(1)
Kelas: Secondary
Musik(2)
Kelas: Primary · Secondary
Drama & Teater(1)
Kelas: Secondary
Spesifik Sekolah(1)
Kelas: Secondary
Fasilitas & Kampus
13 fasilitasOlahraga & Atletik(7)
Fasilitas Akademik(2)
Area Umum(1)
Asrama(1)
Lainnya(2)
Lokasi & Akses
Cara Sampai Ke Sana
Stasiun Kereta Rondebosch
Bishops Diocesan College – Jalan Campground Road
Jalan kaki 10 menit
Kampus
Kampus Utama
Bishops Diocesan College – Jalan Campground Road
Jalan Campground 65, Rondebosch, Cape Town 7700, Afrika Selatan
Schoozy Insights
Sistem House: Delapan House, Satu Komunitas
Sistem delapan asrama Bishops — tiga asrama berasrama dan lima asrama siang — menyediakan kerangka pastoral utama, memupuk identitas, kompetisi, dan rasa memiliki seumur hidup bagi para siswa.
Baca Selengkapnya
Kehidupan Pastoral di Bishops: Sistem House
Struktur House
Bishops mengorganisir seluruh kehidupan pastoral dan kompetitifnya berdasarkan delapan house — sebuah model yang diwarisi dari tradisi sekolah umum Inggris dan disesuaikan dengan konteks Afrika Selatan. House-house tersebut terbagi menjadi:
Boarding Houses (~70 siswa masing-masing):
- Founders House — didirikan 1911, salah satu boarding house original
- School House — sebuah boarding house bersejarah
- White House — kurang lebih 70 penghuni asrama
Day Houses (~105 siswa masing-masing):
- Gray House — didirikan 1993 di gedung baru
- Ogilvie House
- Kidd House
- Birt House
- Mallett House
Ini memberikan kapasitas asrama total kurang lebih 210 siswa dan kapasitas day house kurang lebih 525 siswa tambahan di sekolah menengah atas.
Tujuan dan Fungsi
Sistem house melayani berbagai tujuan yang saling terkait:
- Perawatan pastoral — setiap siswa termasuk dalam house dengan housemaster dan tutor sendiri yang memantau kesejahteraannya, kemajuan akademik, dan perkembangan pribadinya
- Identitas dan rasa memiliki — siswa mengembangkan loyalitas kuat terhadap house mereka, yang tetap menjadi sumber identitas jauh setelah lulus (Old Diocesans mempertahankan afiliasi house)
- Kompetisi sehat — kompetisi antar-house dalam olahraga, musik, drama, dan acara akademik (termasuk eisteddfod) berlangsung sepanjang tahun
- Pengembangan kepemimpinan — siswa senior berfungsi sebagai house prefect dan captain, mengembangkan tanggung jawab dan keterampilan mentoring
- Pencampuran lintas usia — kelompok tutor sering mencampur tingkat tahun, memungkinkan siswa yang lebih muda belajar dari rekan sebaya yang lebih tua dalam pengaturan pastoral terstruktur
Boarding sebagai Pengalaman Pastoral Lengkap
Bagi kurang lebih 210 penghuni asrama, kehidupan house meluas ke malam hari dan akhir pekan. Housemasters dan staf yang tinggal di sana memberikan pengawasan berkelanjutan, sesi persiapan terstruktur (pekerjaan rumah), dan dukungan pastoral. Pengalaman boarding house adalah inti dari identitas Bishops — banyak tradisi paling terkenal sekolah, rivalitas, dan hubungan alumni dapat dilacak kembali ke afiliasi house.
Dukungan Kesejahteraan
Mendasari sistem house adalah Support Unit formal yang diisi oleh psikolog dan konselor, tersedia untuk semua siswa tanpa memandang house mereka. Ethos Anglikan sekolah menekankan perawatan untuk seluruh pribadi — spiritual, emosional, sosial, dan akademik — dan hal ini diekspresikan melalui chapel harian, pertemuan tutor pastoral, dan akses ke layanan kesejahteraan profesional.
Nilai-Nilai Anglikan di Jantung Pendidikan Holistik
Filosofi pendidikan Bishops berpusat pada pengembangan pria yang bertanggung jawab dan berintegritas melalui keseimbangan antara keunggulan akademik, olahraga, seni, pelayanan, dan iman Anglikan.
Baca Selengkapnya
Pendidikan Anglikan yang Berpijak pada Nilai-Nilai Luhur
Bishops Diocesan College menggambarkan dirinya sebagai sekolah yang menawarkan jauh lebih dari sekadar persiapan akademis. Filosofi dasarnya — yang tidak berubah sejak Uskup Robert Gray mendirikan sekolah ini pada tahun 1849 — adalah bahwa pendidikan sejati harus membentuk karakter sekaligus intelektualitas. Hal ini tercermin dalam Pernyataan Spiritualitas resmi sekolah: "Visi kami adalah agar siswa-siswa kami meninggalkan sekolah ini dengan nilai-nilai yang kami hargai terendam dalam jiwa mereka, dilengkapi untuk melayani sesama manusia untuk kemuliaan Tuhan."
Tujuh Pilar Etika Bishops
Pernyataan Visi sekolah mengidentifikasi tujuh nilai yang saling terkait dan membingkai setiap aspek kehidupan sekolah:
- Iman — menghayati nilai-nilai iman Kristen dalam tradisi Anglikan dengan rendah hati dan keberanian moral
- Hormat — memelihara dan menghargai setiap individu
- Aspirasi — menginspirasi siswa untuk berjuang meraih mimpi mereka sekaligus mendukung orang lain dalam melakukan hal yang sama
- Potensi — merangkul energi kreatif siswa agar masing-masing dapat mencapai potensi penuh mereka
- Keunggulan — menawarkan pendidikan berkualitas tinggi secara menyeluruh
- Administrasi — menangani isu-isu keberlanjutan global dalam kurikulum dan praktik
- Keadilan — berkontribusi pada masyarakat yang lebih adil dan beragam
Ini bukan sekadar pernyataan aspirasional. Nilai-nilai ini tertanam dalam sistem rumah pastoral, program ibadah mingguan, kurikulum pembelajaran layanan, dan budaya olahraga kompetitif.
Keseimbangan Holistik
Bishops secara eksplisit menolak identitas yang murni akademis. Halaman "ReadMore" sekolah menyatakan bahwa apa yang ditawarkan Bishops adalah pengalaman holistik yang mengakui bahwa setiap siswa memiliki bakat yang berbeda. Akibatnya, sekolah mempertahankan program-program unggulan dalam rugbi, kriket, polo air, dayung dan olahraga lainnya, beriringan dengan Sekolah Musik, produksi Drama, Seni Visual, dan kalender budaya yang kaya. Etosnya memegang bahwa seorang siswa yang berprestasi dalam musik atau layanan komunitas adalah sesungguhnya "seorang siswa Bishops" seperti halnya mereka yang meraih prestasi akademis.
Tradisi Anglikan dalam Konteks Afrika Kontemporer
Pernyataan Visi secara khusus memposisikan sekolah sebagai "berakar di Afrika" — sebuah kualifikasi penting di Afrika Selatan pasca-apartheid. Komitmen sekolah terhadap keberagaman, keadilan sosial, dan keterlibatan dengan komunitas Cape Town yang lebih luas dipahami sebagai kewajiban moral yang mengalir langsung dari nilai-nilai Anglikannya, bukan sebagai tambahan opsional. Beasiswa bagi siswa yang sebelumnya kurang beruntung dan program layanan komunitas dipahami sebagai ekspresi dari komitmen iman inti sekolah.
Ekspresi Praktis dalam Kehidupan Akademis
Secara akademis, filosofi ini terwujud dalam pengajaran oleh spesialis bidang, ukuran kelas rata-rata yang kecil (~13 siswa), penilaian berkelanjutan menggunakan sistem Rolling Average, dan batasan kelas maksimal 28 untuk memastikan perhatian personal. Guru diharapkan membawa inovasi dan teknologi ke dalam pedagogi mereka sambil tetap dipandu oleh kerangka kerja nilai-nilai sekolah.
175 Tahun Tradisi: Pendirian dan Perkembangan Bishops
Didirikan pada tahun 1849 oleh Uskup Robert Gray, Bishops adalah sekolah laki-laki tertua di Afrika Selatan, berkembang dari sekolah cottage dengan enam siswa menjadi institusi dengan 1.550 siswa di Rondebosch.
Baca Selengkapnya
Dari Pondok hingga Kampus: Sejarah Diocesan College
Visi Pendiri (1849)
Pada 15 Maret 1849, Bishop Robert Gray dari Church of England mendirikan Diocesan College di atas lahan yang disewa di Bishopscourt, Cape Town. Sekolah ini dimulai dengan hanya enam murid di sebuah pondok sederhana — yang secara historis digambarkan terletak "di bawah pohon-pohon oak" di halaman kediaman bishop itu sendiri. Model Gray mengikuti tradisi sekolah kollegial Inggris: sebuah sekolah yang tidak terpisahkan dari gereja, berkomitmen pada pembentukan karakter melalui iman, disiplin, dan pembelajaran.
Hal ini menjadikan Bishops sebagai sekolah independen untuk putra tertua di Afrika Selatan — sebuah keunggulan yang telah dipertahankannya secara berkelanjutan selama lebih dari 175 tahun.
Relokasi dan Ekspansi
Sekolah ini berkembang melampaui lokasi Bishopscourt aslinya dan pindah ke alamat sekarangnya di 65 Campground Road, Rondebosch — sebuah pinggiran kota Cape Town yang tetap menjadi rumahnya hingga hari ini. Sepanjang akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, sekolah ini terus memperluas fasilitasnya, program akademik, dan kapasitas asrama.
Tonggak penting meliputi:
- 1899/1938 — Brooke Chapel, dirancang oleh arsitek terkenal Herbert Baker, dibangun dan dikuduskan, menjadi jantung spiritual kampus
- 1911 — Founders House didirikan sebagai salah satu rumah asrama awal
- 1918 — Bowden Hall (aula makan utama) dibuka
- 1993 — Gray House (rumah hari) didirikan di gedung baru, menampung sekitar 105 anak laki-laki hari
- 2020 — Bowden Hall dipulihkan dan dimodernisasi
- 2021 — John Peake Music School dibuka, menyediakan fasilitas khusus untuk program musik sekolah yang diakui
Bishops Modern
Saat ini sekolah melayani sekitar 1.550 anak laki-laki di tiga divisi: Pre-Prep (Kelas N–2), Prep (Kelas 3–7), dan College (Kelas 8–12). Sekolah ini mempekerjakan sekitar 130 staf pengajar dan mempertahankan delapan rumah pastoral — tiga asrama dan lima hari — melestarikan model kollegial yang dibayangkan oleh Bishop Gray.
Meskipun pertumbuhannya, sekolah telah dengan sengaja melestarikan tradisi pendiriannya: kapel Anglikan tetap menjadi pusat kehidupan sehari-hari, sistem rumah terus berlanjut, dan moto serta citra historis menghubungkan siswa kini dengan 175 tahun pendahulu mereka.
Warisan Alumni Terkenal
Sejarah panjang sekolah ini telah menghasilkan alumni terkemuka di berbagai bidang bisnis dan masyarakat, termasuk entrepreneur dan turis luar angkasa Mark Shuttleworth dan pendiri Pick 'n Pay Raymond Ackerman — bukti nyata pengaruh berkelanjutan sekolah terhadap kehidupan publik Afrika Selatan.
Keunggulan Akademik: Hasil Matric Mendekati Sempurna dan Pengajaran oleh Spesialis Bidang Studi
Bishops mencapai hasil NSC yang luar biasa — tingkat kelulusan 99,4% dan 98,1% kelulusan masuk universitas pada tahun 2023 — melalui pengajaran spesialis, kelas kecil, dan penilaian berkelanjutan.
Baca Selengkapnya
Budaya Akademik di Bishops Diocesan College
Hasil Matric yang Luar Biasa
Pada Januari 2024, Bishops mengumumkan hasil National Senior Certificate (Matric) 2023 — termasuk yang terbaik di Provinsi Barat:
- 157 kandidat mengikuti ujian NSC
- Tingkat kelulusan 99,4% (156 dari 157 siswa lulus)
- Tingkat kelulusan sarjana 98,1% (kualifikasi masuk universitas)
- 524 distinctions diraih di semua mata pelajaran
Hasil ini menempatkan Bishops secara konsisten di antara sekolah-sekolah berkinerja tertinggi di Afrika Selatan. Kelulusan sarjana — yang memenuhi syarat siswa untuk masuk universitas — merupakan kategori NSC paling menantang, memerlukan minimum 50% di empat mata pelajaran yang ditentukan. Mencapai hal ini untuk 98%+ dari satu angkatan adalah luar biasa menurut standar apa pun.
Model Pengajaran Spesialis Mata Pelajaran
Fitur pembeda dari model akademik Bishops adalah guru-guru mengkhususkan diri dalam satu bidang mata pelajaran. Hal ini secara eksplisit dinyatakan di halaman Ukuran Kelas sekolah dan memastikan bahwa siswa diajar oleh pakar mata pelajaran sejati di setiap tingkatan, bukan oleh guru kelas umum yang mengajar berbagai disiplin ilmu.
Spesialisasi ini didukung oleh:
- Ukuran kelas kecil — rata-rata sekitar 13 siswa, dengan batas maksimal 28
- Rasio siswa–guru sekitar 12:1 (berasal dari 1.550 siswa dan 130 guru)
- Penilaian berkelanjutan melalui sistem Rolling Average, memastikan pelacakan kemajuan setiap siswa secara berkelanjutan
- Ujian formal di pertengahan tahun dan akhir tahun, memberikan tonggak penilaian terstruktur
Filosofi Penilaian
Sekolah mengikuti kerangka kerja South African CAPS (Curriculum and Assessment Policy Statement), tetapi menerapkannya melalui model penilaian berkelanjutan yang berbasis kriteria. Halaman Assessment resmi menggambarkan pendekatan sebagai memprioritaskan bukti pembelajaran yang autentik dan berkelanjutan daripada tes dengan taruhan tinggi tunggal — meskipun ujian formal tetap menjadi komponen.
Kurikulum sekolah disusun di bawah National Senior Certificate (NSC) — kualifikasi matrikulasi nasional Afrika Selatan — yang merupakan tolok ukur untuk masuk universitas di seluruh negara.
Struktur Dukungan Akademik
Di luar pengajaran di kelas, Bishops mempertahankan:
- Support Unit yang dikelola oleh psikolog dan konselor, menangani kesejahteraan dan kebutuhan pembelajaran
- Bishops Support Unit (BSU) yang didedikasikan untuk dukungan pembelajaran dan kebutuhan pendidikan khusus
- Dukungan EAL untuk penutur bahasa Inggris non-native
- Streaming untuk mata pelajaran inti untuk memungkinkan tantangan dan kecepatan yang sesuai
- Kelompok tutor dengan kemampuan campuran untuk kontinuitas pastoral di kelas senior
Kombinasi pengajaran spesialis, kelas kecil, sistem dukungan yang kuat, dan ekspektasi tinggi telah menghasilkan budaya di mana prestasi akademik adalah norma daripada pengecualian.
Kompetitif Namun Terjangkau: Beasiswa, Bantuan Pendidikan, dan Proses Penerimaan
Bishops Diocesan College menerima ~150 siswa Grade 8 dari ~260 pelamar melalui ujian seleksi yang kompetitif. Beasiswa yang murah hati dan bantuan biaya berdasarkan kemampuan finansial membuat sekolah ini dapat diakses oleh kalangan di luar kelompok dengan biaya pendaftaran tinggi.
Baca Selengkapnya
Budaya Penerimaan Siswa di Bishops Diocesan College
Pintu Masuk Kompetitif Grade 8
Titik masuk utama ke Bishops adalah Grade 8 (usia ~13 tahun), yang diperebutkan setiap tahunnya. Sekitar 260 siswa laki-laki mendaftar untuk sekitar 150 tempat yang tersedia — tingkat penerimaan sekitar 57%. Seleksi didasarkan pada:
- Ujian masuk formal yang dilaksanakan pada tahun Grade 7 pelamar (biasanya bulan Februari)
- Prestasi akademik dari sekolah persiapan
- Potensi karakter dan kepemimpinan
- Prioritas diberikan kepada saudara siswa saat ini dan putra-putra Old Diocesans (alumni)
Semua calon diwajibkan mengikuti proses wawancara. Kepala Sekolah mempertahankan hak kebijaksanaan akhir atas semua penawaran. Surat "Offer of Place" diterbitkan untuk pelamar yang berhasil, biasanya jauh sebelum tahun masuk.
Pintu Masuk Lainnya
- Grade N (Nursery): Wawancara dengan Headmaster saja; tempat disediakan jauh sebelumnya
- Grades R–2: Wawancara ditambah penilaian akademik dasar
- Grades 3–7: Wawancara ditambah tes masuk akademik
- Grades 9–11: Tidak ada penerimaan formal; penerimaan hanya ketika ada lowongan akibat pengurangan jumlah siswa. Grade-grade ini dimulai setiap tahun dengan kapasitas penuh.
Untuk grade yang oversubscribed, daftar tunggu dipertahankan.
Membuat Bishops Dapat Diakses: Beasiswa
Bishops menawarkan program beasiswa komprehensif untuk penerimaan Grade 8:
- Theron Scholarship — hingga 50% uang pangkal, diberikan kepada 10 besar peserta ujian masuk dengan karakter kuat
- Bishops Scholarship — hingga 50% uang pangkal, kriteria holistik termasuk kemampuan akademik, budaya, dan olahraga
- Academic Scholarships — penghargaan uang pangkal 20–35% untuk kredensial masuk yang kuat
- Hoffman-Stempel Bursary — untuk putra-putra alumni dengan bakat serbaguna; dapat mencakup pertimbangan kebutuhan finansial
- Music Scholarships — 10–70% biaya ditambah pelajaran gratis pada dua instrumen, untuk siswa pada tingkat ABRSM Grade 4 atau lebih tinggi pada instrumen non-elektronik
- Sports Scholarships — penghargaan parsial (jumlah tidak ditentukan) untuk atlet tingkat provinsi di olahraga utama
- Rhodes Scholarship — Bishops memiliki Rhodes Scholarship yang ditunjuk untuk studi pascasarjana, terbuka untuk alumni yang memenuhi syarat
Dukungan Keuangan Berbasis Kebutuhan
Selain beasiswa prestasi, Diocesan Scholar Fund menyediakan beasiswa yang diuji kemampuan khusus untuk siswa yang sebelumnya tidak beruntung:
- Tersedia pada empat tingkat: 25%, 50%, 75% atau 100% dari biaya pangkal
- Dapat diperbaharui dari tahun ke tahun sesuai kelanjutan kelayakan
- Compassionate Bursaries untuk siswa saat ini yang keluarganya mengalami kesulitan keuangan yang tidak terduga
- OD Bursaries (termasuk dana Hoffman-Stempel dan Robert Paton) untuk putra-putra Old Diocesans yang menghadapi kebutuhan finansial
Pendekatan berlapis ini — menggabungkan penghargaan prestasi kompetitif dengan dukungan berbasis kebutuhan — mencerminkan komitmen yang dinyatakan sekolah terhadap keberagaman dan keadilan sosial sambil mempertahankan posisinya sebagai institusi independen dengan biaya tinggi.
About the School
- Established
- 1849
Mission
Visi kami adalah agar siswa-siswi kami meninggalkan sekolah ini dengan nilai-nilai yang kami junjung tinggi, siap untuk melayani sesama manusia untuk kemuliaan Tuhan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kurikulum apa yang diajarkan oleh Bishops Diocesan College?
Bishops Diocesan College menawarkan IGCSE dan A-Levels.
Berapa biaya uang sekolah tahunan di Bishops Diocesan College?
Biaya pendidikan tahunan di Bishops Diocesan College berkisar antara ZAR 91,780 hingga ZAR 213,240 (ZAR), tergantung pada tingkat kelas.
Apa saja persyaratan penerimaan untuk Bishops Diocesan College?
Bishops menerima siswa melalui proses yang terstruktur dan disesuaikan dengan tahap pendaftaran. Masuk ke Nursery (Grade N) memerlukan wawancara dengan Kepala Sekolah. Grades R–2 memerlukan wawancara ditambah tes akademik dasar. Grades 3–7 memerlukan wawancara dan penilaian akademik masuk. Grade 8 — titik masuk utama — bersifat kompetitif: sekitar 260 siswa mengikuti ujian masuk formal pada tahun Grade 7 mereka, dari mana sekitar 150 tempat ditawarkan (~tingkat penerimaan 57%). Prioritas diberikan kepada saudara kandung dan putra-putra Old Diocesans. Grades 9–11 hanya menerima pendaftaran ketika ada kekosongan melalui pengurangan jumlah siswa; mereka memulai setiap tahun dengan kapasitas penuh. Semua penerimaan siswa adalah sesuai kebijakan Kepala Sekolah. Beasiswa dan bantuan keuangan tersedia untuk pemasuk Grade 8.
Di mana Bishops Diocesan College berlokasi?
Bishops Diocesan College terletak di Cape Town, Afrika Selatan.
Usia berapakah yang diterima oleh Bishops Diocesan College?
Bishops Diocesan College menerima siswa berusia 6 hingga 18 tahun.
Berapa banyak siswa yang bersekolah di Bishops Diocesan College?
Bishops Diocesan College memiliki sekitar 1.550 siswa.
Berapa rasio siswa-guru di Bishops Diocesan College?
Rasio siswa-guru di Bishops Diocesan College adalah 11,9:1.
Jelajahi Sekolah Lainnya
Compare, fees & rankings
Last updated: 5 Jul 2026
Sources: the school's official website, accreditation bodies (e.g. IBO, CIS), and public records.