Sekolah Antarabangsa · Sekolah Harian · Sekolah Bersepadu (K-12)

Sekolah Pelita Harapan
Jakarta, Indonesia
Last updated: 23 Jun 2026
Sekolah Pelita Harapan (SPH) adalah sekolah internasional Kristen terkemuka di Indonesia yang didirikan pada tahun 1993 dan mengoperasikan lima kampus di seluruh Jabodetabek. Sekolah ini menawarkan kurikulum Cambridge dan International Baccalaureate — termasuk IB Continuum lengkap (PYP, MYP, DP) — kepada sekitar 2.400 siswa dari lebih 35 negara, dengan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama. SPH secara unik mengintegrasikan program akademis yang ketat dengan misi pembentukan iman berpusat pada Kristus dan pengembangan karakter, menghasilkan lulusan yang secara konsisten diterima di universitas-universitas terkemuka di seluruh dunia. Kampus Sentul City juga menyediakan asrama bagi Kelas 7–12 dalam lingkungan hunian yang asri.
- Kurikulum
- A-Level / Cambridge Primary / Diploma IB
- Yuran Tahunan
- IDR 35,000,000 - IDR 384,000,000(2026-2027)
- Pelajar
- ~2,441
- Kewarganegaraan
- 35+
Gambaran Keseluruhan
Sekolah Pelita Harapan adalah sebuah sekolah internasional yang menawarkan program A-Levels, Cambridge Primary, dan IB Diploma Programme untuk siswa berusia 3–18 tahun di Jakarta, Indonesia. Didirikan pada tahun 1993, sekolah ini memiliki sekitar 2,441 siswa dari lebih dari 35 negara. Bahasa pengantar pembelajaran adalah...
Pandangan Ringkas
Laluan IB & Cambridge — kadar lulus 100% dalam kedua-dua IGCSE (2023) dan IB Diploma, sekolah IB Continuum pertama Indonesia
Komuniti antarabangsa — 2,441 pelajar daripada 35 kewarganegaraan merentasi 5 kampus, dengan ~52% guru warga asing
Keperluan asas Kristian — pemohon mesti selaras dengan misi berasaskan iman; penilaian termasuk ujian akademik dan temu duga keluarga
Yuran premium — IDR 130.5M–414.5M setiap tahun bergantung pada tahap gred dan kampus; program biasiswa terhad tersedia
Dirancang untuk keluarga Kristian yang mengutamakan pendidikan bahasa Inggeris dengan kelayakan antarabangsa (Cambridge/IB) di pusat-pusat perniagaan Indonesia
Tuisyen & Yuran
Tuisyen Tahunan
IDR 35,000,000 - IDR 384,000,000(2026-2027)
Yuran Permohonan
IDR 3,000,000
Anggaran Jumlah Tahun Pertama
IDR 41,000,000
Tuisyen mengikut Gred
| Gred | Tuisyen Tahunan | Yuran Permohonan | Deposit |
|---|---|---|---|
| Elang Muda | IDR 35,000,000 | - | - |
| Pra-Taman Kanak-Kanak | IDR 80,000,000 | - | - |
| K1 (Setengah Hari) | IDR 121,000,000 | - | - |
| K2 (Separuh Hari) | IDR 123,000,000 | - | - |
| K1 (Sepanjang Hari) | IDR 134,000,000 | - | - |
| K2 (Sepanjang Hari) | IDR 134,000,000 | - | - |
| K3 | IDR 134,000,000 | - | - |
| Kelas 1–2 | IDR 214,000,000 | - | - |
| Tingkat 3–6 | IDR 223,000,000 | - | - |
| Kelas 7–9 | IDR 284,000,000 | - | - |
| Kelas 10 | IDR 319,000,000 | - | - |
| Tingkat 11–12 | IDR 384,000,000 | - | - |
Yuran Tambahan
Yuran Pendaftaran
IDR 3,000,000
Anggaran nilai berdasarkan purata bulanan ECB (13–17 Jul 2026). Jumlah sebenar mungkin berbeza.
Biasiswa & Bantuan Kewangan
1SPH Breakthrough Scholarship
PencapaianKurikulum & Akademik
Bahasa Pengantar
Bahasa Pengantar
Wajib / Pilihan
Akreditasi & Keahlian
4 akreditasiOutcomes & Results
100%
Graduation rate
100%
University acceptance
Kemasukan
Keperluan
Sekolah Menengah (Kelas 7–12)
Keperluan Bahasa Inggeris: Bahasa Inggeris Lanjutan
Temu Duga Diperlukan (Bersemuka)
Yuran Permohonan: 3,000,000
Sekolah Dasar (Kelas 1–6)
Keperluan Bahasa Inggeris: Bahasa Inggeris Lanjutan
Temu Duga Diperlukan (Bersemuka)
Yuran Permohonan: 3,000,000
School Life
- Term system
- Semester
- Uniform
- Required
- Lunch
- cafeteria
Support & Wellbeing
- Learning support
- Yes
Aktiviti Kokurikulum
17 aktivitiSukan Berpasukan(3)
Sukan Individu(3)
Muzik(2)
Drama & Teater(1)
Kelab Akademik(3)
STEM(1)
Khidmat & Kepimpinan(1)
Khusus Sekolah(3)
Kemudahan & Kampus
13 kemudahanSukan & Atletik(3)
Kemudahan Akademik(3)
Seni dan persembahan(3)
Tempat Makan(1)
Lain-lain(3)
Kampus
Kampus Utama
SPH Lippo Cikarang
Jl. Bulevar Palem Raya No.2500, Lippo Village, Tangerang 15810
SPH Sentul City
Jl. Babakan Madang, Sentul City, Bogor 16810
SPH Kemang Village
Jl. Pangeran Antasari 36, Jakarta Selatan 12150
Schoozy Insights
Iman, Pengetahuan, dan Karakter: Visi Pendidikan Holistik Sekolah Pelita Harapan
SPH mengintegrasikan iman Kristen dengan akademis Cambridge dan IB, membina siswa untuk unggul secara intelektual sambil mengembangkan karakter yang saleh dan mentalitas kepemimpinan yang penuh pengabdian.
Baca Lagi
Misi Berakar pada Iman dan Transformasi
Sekolah Pelita Harapan (SPH) didirikan pada tahun 1993 dengan tujuan yang tunggal dan ambisius: mengubah masyarakat Indonesia melalui pendidikan yang berakar pada iman Kristen. Misinya — untuk menyatakan keunggulan Kristus dan berpartisipasi dalam karya penyelamatan-Nya melalui pendidikan holistik — bukan sekadar pernyataan di dinding, melainkan prinsip penggerak di balik setiap pilihan kurikulum, keputusan perekrutan, dan interaksi siswa di seluruh lima kampusnya.
Filosofi pendidikan SPH didasarkan pada keyakinan bahwa pendidikan lebih dari sekadar pencapaian akademik. Sekolah secara eksplisit menyatakan bahwa "pendidikan adalah tentang membentuk hati, pikiran, dan karakter untuk tujuan yang lebih tinggi." Ini berarti bahwa selain mempersiapkan siswa untuk IB Diplomas dan ujian Cambridge IGCSE, sekolah juga mengukur kesuksesannya melalui pembentukan spiritual dan moral para siswanya.
Integrasi Iman dan Kurikulum
Berbeda dengan sekolah yang memperlakukan iman sebagai kegiatan ekstrakurikuler atau pilihan tambahan, SPH mengintegrasikan nilai-nilai Kristen secara langsung ke dalam materi pelajaran di semua disiplin ilmu. Studi Alkitab dan ibadah adalah bagian dari jadwal reguler, dan guru-guru — sekitar 52% di antaranya adalah tenaga asing — direkrut berdasarkan komitmen mereka terhadap keunggulan akademik dan iman Kristen pribadi.
Visi "memberkati bangsa melalui pendidikan transformasional — berakar pada pengetahuan sejati, iman kepada Kristus, dan karakter yang berdasarkan Tuhan" membentuk cara setiap mata pelajaran diajarkan. Sains diajarkan dalam konteks penatalayanan penciptaan; sastra dan humaniora mengeksplorasi pertanyaan tentang makna dan keadilan; dan studi sosial dikontekstualisasikan dalam kerangka kerja kepemimpinan pelayanan dan dampak komunitas.
Pengembangan Holistik: Akademik + Iman + Karakter
Kerangka kerja tiga pilar SPH — Akademik, Iman, dan Karakter — berarti siswa dinilai tidak hanya berdasarkan skor ujian tetapi pada pertumbuhan mereka sebagai pribadi utuh. Sekolah mempromosikan kepemimpinan melalui dewan siswa, program jangkauan, dan kompetisi global seperti Harvard Model UN (HMUN) dan konferensi TEDx pemuda, di mana siswa SPH secara rutin berpartisipasi.
Tim konseling di setiap kampus mendukung kesejahteraan emosional dan sosial, dan Kebijakan Keselamatan Anak formal yang selaras dengan Pasal 19 UNCRC menggarisbawahi komitmen sekolah untuk menciptakan lingkungan yang aman. Hasilnya adalah budaya sekolah di mana ambisi intelektual dan pembentukan moral dilihat sebagai tidak terpisahkan — menghasilkan lulusan yang, sebagaimana aspirasi sekolah, "memberikan dampak bermakna di dunia."
Mengapa Keluarga Memilih SPH
Bagi keluarga — baik Indonesia maupun tenaga asing — yang mencari pendidikan dengan akreditasi internasional dalam komunitas Kristen yang kuat, SPH menawarkan kombinasi yang langka: kredensial IB dan Cambridge, jaringan multikampus di seluruh Greater Jakarta, dan komunitas iman yang secara aktif membentuk identitas dan tujuan siswa. Track record 30 tahun sekolah, tingkat penempatan universitas mendekati 100%, dan pertumbuhan berkelanjutan di lima kampus berbicara banyak tentang resonansi visi terintegrasi ini.
Dari Satu Kampus Hingga Lima: Kisah Pertumbuhan SPH Selama 30 Tahun
Didirikan pada tahun 1993 di Lippo Village, Tangerang, SPH menjadi pelopor pendidikan IB di Indonesia dan telah berkembang menjadi jaringan lima kampus di seluruh Greater Jakarta.
Baca Lagi
Asal-usul di Lippo Village (1993)
Sekolah Pelita Harapan didirikan pada tahun 1993 oleh Johannes Oentoro dan Dr. James T. Riady melalui Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH), sebuah yayasan pendidikan Kristen. Kampus pertama di Lippo Village, Tangerang, dirancang sebagai sekolah yang membawa pendidikan internasional berkelas dunia ke Indonesia — dipadukan dengan nilai-nilai Kristen dan misi untuk memberkati bangsa.
Sejak awal berdirinya, SPH membedakan dirinya dengan mengejar akreditasi internasional dan kurikulum global pada masa ketika hanya sedikit sekolah Indonesia yang menawarkan pilihan seperti itu. Kampus Lippo Village menjadi Sekolah IB World Continuum pertama di Indonesia, menerima otorisasi untuk rangkaian program IB lengkap (PYP, MYP, dan DP) pada tahun 1999. Hal ini menjadikan SPH sebagai pelopor dalam pendidikan internasional Indonesia, status yang terus dipertahankannya hingga hari ini.
Ekspansi di Seluruh Greater Jakarta
Seiring reputasi SPH berkembang, permintaan pun meningkat. Sekolah ini berkembang ke berbagai kampus untuk melayani keluarga di kawasan Jabodetabek:
- Kampus Sentul City (Bogor): Berlokasi di lingkungan berhutan, kampus ini menambahkan fasilitas asrama unik — Rumah Pelita Harapan — untuk Kelas 7–12, menjadikannya satu-satunya kampus SPH dengan akomodasi tempat tinggal.
- Kampus Lippo Cikarang (Bekasi): Melayani koridor industri timur Greater Jakarta, kampus ini menekankan inklusi sekaligus menjalankan kurikulum Cambridge dan IB.
- Kampus Kemang Village (Jakarta Selatan): Sebuah kampus urban yang melayani distrik Kemang yang kaya dengan komunitas diplomatik dan internasional di Jakarta Selatan.
- Kampus Pluit Village (Jakarta Utara): Kampus yang dikembangkan lebih baru, saat ini melayani Early Childhood hingga Kelas 10, dengan penekanan pada pembelajaran berbasis proyek.
30 Tahun Pencapaian
Pada tahun 2023, SPH secara keseluruhan menampung sekitar 2.441 siswa dan mempekerjakan 313 guru di seluruh lima kampusnya. Sekolah ini telah mencapai akreditasi penuh dari Western Association of Schools & Colleges (WASC) dan Association of Christian Schools International (ACSI), selain akreditasi nasional (Sekolah Terakreditasi A) dan status IB World School.
Pertumbuhan SPH mencerminkan baik ekspansi kelas menengah Indonesia dan komunitas ekspatriat maupun daya tarik yang berkelanjutan dari model pendidikan terintegrasi iman dan terakreditasi internasional yang khas. Kampus Lippo Village merayakan lebih dari 30 tahun operasi pada pertengahan 2020-an, menandai tiga dekade menghasilkan lulusan yang telah melanjutkan ke universitas terkemuka dan karir berpengaruh.
Cambridge, IB, dan Iman: Pendekatan Kurikulum Ganda yang Ketat di SPH
SPH secara unik menawarkan kedua-dua jalur Cambridge dan IB — dari Tingkat Dasar hingga Diploma — yang terintegrasi sepenuhnya dengan nilai-nilai Kristian dan mencapai tingkat penempatan universitas hampir 100%.
Baca Lagi
Kurikulum Internasional Ganda
SPH adalah salah satu dari sangat sedikit sekolah di Indonesia — dan bahkan di Asia Tenggara — yang menawarkan kurikulum Cambridge dan IB secara bersamaan. Siswa berkembang melalui Cambridge Primary, Cambridge Lower Secondary, dan IGCSE (diambil di Kelas 10), sebelum beralih ke IB Diploma Programme (ABDI) untuk Kelas 11–12. Sekolah juga memiliki otorisasi untuk IB Primary Years Programme (PYP) dan Middle Years Programme (MYP), memberikan jangkauan dari Early Childhood hingga Kelas 12.
Pendekatan jalur ganda ini memberikan siswa SPH kredensial yang diakui secara internasional di setiap tahap pendidikan mereka. Hasil IGCSE di Kelas 10 menjadi persiapan yang kuat untuk kesulitan ABDI, dan sekolah melaporkan tingkat kelulusan 100% untuk kohort Kelas 10 dan Kelas 12 — artinya semua siswa yang memenuhi syarat berhasil mendapatkan sertifikat IGCSE atau Diploma IB mereka.
Kelas Kecil, Ekspektasi Tinggi
SPH mempertahankan ukuran kelas rata-rata sekitar 22 siswa (maksimal 24), memungkinkan guru untuk memberikan perhatian yang dipersonalisasi dan memastikan tidak ada siswa yang tertinggal. Dengan rasio siswa-guru sekitar 8:1 — salah satu yang paling menguntungkan di antara sekolah internasional Indonesia — lingkungan akademik sangat responsif dan perhatian.
Sekitar 52% dari staf pengajar SPH adalah tenaga ekspatriat, membawa pengalaman dan perspektif mengajar internasional, sementara guru Indonesia memberikan fondasi budaya dan keahlian lokal. Semua guru diwajibkan untuk sejalan dengan misi Kristen sekolah.
Hasil Universitas
Ketelitian akademik SPH diterjemahkan menjadi hasil universitas yang kuat. Sekolah melaporkan penerimaan universitas hampir 100% selama dekade terakhir, dengan lulusan secara konsisten diterima di universitas-universitas terkemuka di Indonesia (Universitas Indonesia, ITB), Amerika Serikat (institusi Ivy League), Inggris Raya (termasuk Oxbridge), Australia, Singapura (NUS, NTU), dan di seluruh Asia-Pasifik.
Sekolah beroperasi dengan layanan konseling universitas yang didedikasikan untuk membimbing siswa mulai dari Kelas 9 melalui pemilihan universitas, persiapan aplikasi, dan aplikasi beasiswa. Kampus Lippo Village juga memiliki Center of Excellence for Applied Science (didirikan 2018), yang memberikan peluang penelitian bagi siswa Kelas 10–12 bermitra dengan Universitas Pelita Harapan (UPH).
Pembelajaran Terintegrasi Iman
Secara kritis, budaya akademik SPH tidak memisahkan iman dari kehidupan intelektual. Integrasi Alkitab, penalaran etis, dan pandangan dunia yang dibentuk oleh pemikiran Kristen dijalin ke dalam wacana kelas di semua mata pelajaran — dari sains hingga sastra hingga studi sosial. Ini menciptakan budaya akademik di mana pertanyaan tentang makna, etika, dan tujuan dianggap sama seriusnya secara intelektual dengan persamaan dan esai.
35 Kebangsaan, Satu Komuniti: Budaya Sekolah Sekolah Pelita Harapan yang Pelbagai dan Berpusat pada Iman
Dengan lebih dari 35 kebangsaan di seluruh lima kampus, SPH membangun komunitas internasional yang inklusif yang dipersatukan oleh nilai-nilai Kristen bersama, kepemimpinan pelayanan, dan kewarganegaraan global.
Baca Lagi
Komunitas yang Beragam namun Bersatu
Sekolah Pelita Harapan mengumpulkan siswa dari lebih dari 35 kebangsaan di seluruh lima kampus Greater Jakarta, menciptakan komunitas sekolah internasional yang sesungguhnya. Tubuh siswa mencakup keluarga Indonesia (baik lokal maupun yang kembali dari luar negeri), keluarga ekspatriat jangka panjang dari seluruh Asia, Eropa, dan Amerika, serta keluarga diplomat yang ditugaskan di Jakarta. Keberagaman ini adalah bagian yang disengaja dari desain sekolah: SPH bertujuan mempersiapkan siswa untuk kehidupan di dunia yang terglobalisasi dengan mengelilingi mereka setiap hari dengan teman sebaya dari latar belakang budaya yang berbeda.
Meskipun beragam, komunitas sekolah disatukan oleh nilai-nilai Kristen bersama. Meskipun siswa dari semua latar belakang kepercayaan sambut baik, keluarga diminta untuk menghormati dan terlibat dengan etos Kristen sekolah, yang membentuk rutinitas harian, upacara, dan acara komunitas.
Kehidupan Siswa dan Kedalaman Kegiatan Ekstrakurikuler
Program ko-kurikuler SPH sangat ekstensif. Kampus Lippo Village saja menawarkan lebih dari 40 kegiatan, dan di semua kampus siswa dapat berpartisipasi dalam:
- Olahraga: Sepak bola, bola basket, bulu tangkis, renang, bola voli, tenis, dan atletik
- Seni: Paduan suara, orkestra, band, dan produksi drama
- Klub Akademik: Model PBB (termasuk partisipasi Harvard MUN), debat, robotika, matematika, dan klub sains
- Layanan dan Kepemimpinan: Dewan Siswa, klub jangkauan komunitas, TEDx Youth
SPH juga menjalankan Summer School tahunan dan kamp pengayaan, menyediakan peluang pengembangan akademik dan pribadi tambahan selama liburan sekolah.
Keselamatan dan Kesejahteraan
Semua kampus berpagar dan dilengkapi dengan CCTV. Setiap kampus memiliki konselor khusus dan setidaknya seorang perawat sekolah. SPH memelihara Kebijakan Keselamatan Anak yang selaras dengan Pasal 19 UNCRC, menekankan komitmennya terhadap lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang. Siswa ditanggung oleh asuransi sekolah wajib sesuai yang disyaratkan oleh hukum Indonesia.
Orang Tua sebagai Mitra
SPH secara aktif melibatkan orang tua dalam kehidupan sekolah melalui komunikasi reguler, pertemuan guru-orang tua, dan acara komunitas. Kampus Lippo Village sekolah dan kampus lainnya menyelenggarakan hari terbuka dan program orientasi untuk keluarga calon dan siswa baru, membantu siswa baru — banyak di antaranya tiba dari luar negeri — terintegrasi dengan lancar ke dalam komunitas.
Sekolah Pertama IB Continuum Indonesia: Apa yang Membuat Sekolah Pelita Harapan Menonjol
SPH adalah sekolah IB Continuum tertua di Indonesia, yang secara unik menggabungkan kerangka kerja Cambridge dan IB di lima kampus dengan fasilitas asrama, pusat penelitian, dan misi yang terintegrasi dengan nilai-nilai iman.
Baca Lagi
Status Pelopor dalam Pendidikan Internasional Indonesia
SPH memiliki keunggulan historis yang sangat signifikan: sekolah ini adalah sekolah pertama di Indonesia yang menawarkan IB Continuum lengkap — terakreditasi untuk PYP, MYP, dan DP sejak 1999. Dalam lanskap pendidikan di mana banyak sekolah internasional hanya menawarkan satu atau dua program IB, kontinuum lengkap SPH memberikan keluarga dengan kontinuitas kurikulum dari Early Childhood hingga Grade 12 dalam satu jaringan sekolah.
Status pelopor ini bukan sekadar fakta historis — ini berarti SPH memiliki tiga dekade pengalaman dalam mengimplementasikan pendidikan IB dalam konteks Indonesia, dengan keahlian institusional yang mendalam dalam filosofi dan pedagogi kerangka kerja IB.
Jalur Cambridge–IB Ganda
Kemampuan SPH untuk menawarkan kedua-dua jalur Cambridge dan IB secara bersamaan sangat jarang dan berharga. Siswa mendapatkan manfaat dari penilaian berbasis disiplin ilmu yang terstruktur dari Cambridge (IGCSE) bersama dengan pendekatan berbasis penyelidikan dan interdisipliner dari IB. IGCSE berfungsi sebagai titik pemeriksaan yang ketat di Grade 10, sementara IB Diploma mempersiapkan siswa untuk tuntutan penelitian dan pemikiran kritis universitas terkemuka di seluruh dunia.
Asrama di Sentul City
Kampus Sentul City menawarkan pilihan asrama unik dalam jaringan SPH. Asrama Pelita Harapan House menampung siswa Grade 7–12 dalam kamar bersama (2 per kamar), dengan fasilitas di lokasi termasuk kolam renang, pusat kesehatan, keamanan 24/7, dan area belajar yang diawasi. Hal ini membuat Sentul City menjadi pilihan menarik bagi keluarga di luar Jabodetabek atau mereka yang mencari pengalaman pendidikan berasrama.
Pusat Keunggulan untuk Sains Terapan
Pada 2018, SPH Lippo Village mendirikan sebuah Pusat Keunggulan untuk Sains Terapan, yang memberikan siswa Grade 10–12 kesempatan penelitian praktis dalam kolaborasi dengan Universitas Pelita Harapan (UPH). Inisiatif ini mencerminkan komitmen SPH untuk mempersiapkan siswa tidak hanya untuk masuk universitas tetapi untuk jenis pemikiran berbasis penyelidikan yang dihargai oleh universitas terkemuka.
Jaringan Multi-Kampus
Struktur lima kampus — mencakup Tangerang, Bogor, Bekasi, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara — memberikan SPH keluasan geografis yang tidak biasa di seluruh Jabodetabek. Keluarga yang pindah dalam area metropolitan sering kali dapat beralih antar kampus tanpa mengganti sekolah, mempertahankan kontinuitas kurikulum, komunitas, dan nilai-nilai. Setiap kampus memiliki karakternya sendiri (urban, berasrama, berfokus pada inklusi, berbasis proyek) sambil berbagi misi dan akreditasi dasar yang sama.
About the School
- Established
- 1993
Mission
Misi kami adalah untuk menyatakan keunggulan Kristus dan berpartisipasi dalam karya penebusan-Nya melalui pendidikan holistik. Setiap aspek Sekolah Pelita Harapan mencerminkan misi ini, untuk membina siswa yang unggul secara akademis, hidup dengan integritas, dan merangkul panggilan mereka untuk memberikan dampak bermakna di dunia.
Educational philosophy
Sekolah Pelita Harapan percaya bahwa pendidikan lebih dari sekadar prestasi akademik; pendidikan adalah tentang membentuk hati, pikiran, dan karakter untuk tujuan yang lebih tinggi. Dengan landasan iman Kristen, sekolah mengintegrasikan pembentukan spiritual, keunggulan intelektual, dan pengembangan karakter di semua aspek kehidupan sekolah. Siswa dibina untuk mencapai keunggulan akademik sekaligus hidup dengan integritas dan merangkul panggilan mereka untuk memberikan dampak bermakna di dunia.
History
Sekolah Pelita Harapan didirikan pada tahun 1993 oleh Johannes Oentoro dan Dr. James T. Riady di bawah yayasan Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH). Kampus Lippo Village di Tangerang menjadi kampus perintis dan menjadi sekolah IB Continuum pertama di Indonesia, meraih otorisasi IB pada tahun 1999. Selama lebih dari 30 tahun, SPH berkembang menjadi empat kampus tambahan: Sentul City (Bogor, dengan fasilitas boarding), Lippo Cikarang (Bekasi), Kemang Village (Jakarta Selatan), dan Pluit Village (Jakarta Utara). Sekolah ini telah tumbuh dari satu institusi berbasis agama menjadi jaringan lima kampus yang secara kolektif melayani lebih dari 2.400 siswa di seluruh Jabodetabek.
Soalan Lazim
Kurikulum apakah yang diajarkan oleh Sekolah Pelita Harapan?
Sekolah Pelita Harapan menawarkan A-Levels, Cambridge Primary, IB Diploma Programme, dan IGCSE.
Apakah Sekolah Pelita Harapan adalah Sekolah IB World?
Ya, Sekolah Pelita Harapan adalah sebuah IB World School yang menawarkan Program IB Diploma.
Berapa biaya pendidikan tahunan di Sekolah Pelita Harapan?
Biaya pendidikan tahunan di Sekolah Pelita Harapan berkisar antara IDR 35,000,000 hingga IDR 384,000,000 (IDR), tergantung pada tingkat kelas.
Biaya tambahan apa saja yang harus saya anggarkan di Sekolah Pelita Harapan?
Selain biaya sekolah, Sekolah Pelita Harapan mengenakan biaya pendaftaran sebesar IDR 3,000,000.
Di mana letak Sekolah Pelita Harapan?
Sekolah Pelita Harapan terletak di Jakarta, Indonesia.
Usia berapa saja yang diterima oleh Sekolah Pelita Harapan?
Sekolah Pelita Harapan menerima siswa berusia 3 hingga 18 tahun.
Berapa banyak siswa yang bersekolah di Sekolah Pelita Harapan?
Sekolah Pelita Harapan memiliki sekitar 2.441 siswa dari lebih dari 35 negara.
Berapakah nisbah pelajar-guru di Sekolah Pelita Harapan?
Nisbah pelajar kepada guru di Sekolah Pelita Harapan adalah 7.8:1.
Apakah Sekolah Pelita Harapan menyediakan dukungan EAL/ESL?
Ya, Sekolah Pelita Harapan menyediakan dukungan EAL (English as an Additional Language).
Terokai Lebih Banyak Sekolah
Compare, fees & rankings
Last updated: 23 Jun 2026
Sources: the school's official website, accreditation bodies (e.g. IBO, CIS), and public records.