Berdiri 2021

Sekolah Internasional

Ecole Francaise Jean de la Fontaine

Ecole Francaise Jean de la Fontaine

Phuket, Thailand

Last updated: 20 Jun 2026

École Française Jean de La Fontaine adalah sebuah sekolah internasional bilingual Prancis-Inggris yang kecil, didirikan pada tahun 2021 di Rawai, Phuket, Thailand, oleh pendidik Julien Bliècq. Mengikuti kurikulum Pendidikan Nasional Prancis, sekolah ini melayani sekitar 36 siswa dari Taman Kanak-kanak hingga sekolah menengah pertama dengan ukuran kelas maksimal 12 siswa. Filosofi sekolah yang berpusat pada anak menempatkan setiap peserta didik sebagai protagonis aktif dalam pendidikan mereka sendiri, di dalam kampus yang tenang dan hijau yang dibagi dengan Lighthouse International School, dilengkapi dengan taman petualangan, lapangan olahraga, dan taman skateboard. Seragam, makan siang, dan camilan harian semuanya termasuk dalam biaya pendaftaran tahunan, membuat biaya menjadi transparan bagi keluarga.

Biaya Tahunan
฿300.000,00(2026-2027) US$8.942
Kunjungi Situs Web

Gambaran Umum

Ecole Francaise Jean de la Fontaine adalah sebuah sekolah internasional di Phuket, Thailand. Didirikan pada tahun 2021. Bahasa pengantar adalah Prancis dan Inggris. Biaya pendidikan tahunan: THB 300,000.

Sekilas

1

Kurikulum Nasional Prancis dalam pengaturan bilingual — rasio pengajaran ~60% Prancis / 40% Inggris, mengikuti standar Ministère français dari tingkat dasar awal hingga menengah pertama

2

Lingkungan micro-school — ~36 siswa total dengan ukuran kelas dibatasi maksimal 12 siswa, memungkinkan perhatian yang sangat individual

3

Sistem daftar tunggu berlaku — sekolah mengoperasikan daftar tunggu ketika kelas mencapai kapasitas penuh, dengan kelas uji coba ditawarkan kepada calon siswa sebelum pendaftaran

4

Struktur biaya datar — THB 300.000 per tahun di semua tingkat kelas (K1–Kelas 3), ditambah biaya pendaftaran THB 40.000 yang mencakup seragam, makan siang, dan asuransi

5

Paling cocok untuk keluarga penutur Prancis atau mereka yang memprioritaskan bilingualisme Prancis–Inggris dalam lingkungan sekolah kecil, didirikan 2021 di Rawai, Phuket

Biaya Kuliah & Biaya Lainnya

Biaya Kuliah Tahunan

฿300.000,00(2026-2027) US$8.942

Biaya Pendaftaran

฿40.000,00 US$1.192

Perkiraan Total Tahun Pertama

฿340.000,00 US$10.134

Biaya Kuliah Menurut Kelas

KelasBiaya Kuliah TahunanBiaya PendaftaranDeposit
Kelas 3 (Usia 8 tahun)฿300.000,00 US$8.942฿40.000,00 US$1.192-
Lihat Semua Biaya

Perkiraan nilai berdasarkan rata-rata bulanan ECB (13–17 Jul 2026). Jumlah aktual mungkin berbeda.

Kurikulum & Akademik

Bahasa Pengantar

Bahasa Pengantar

PrancisInggris

Mata Pelajaran yang Ditawarkan

6 mata pelajaran

Prancis(6)

STEM
Mathematics
Bahasa
English LanguageJapanese A (Language & Literature)
Seni
Visual ArtsMusic
Pendidikan Jasmani
Physical Education
Schoozy Insight: Kurikulum Nasional Prancis Disampaikan Secara Bilingual: Keunggulan dengan Jangkauan Global

Penerimaan

Persyaratan

Taman Kanak-kanak (Usia 3-5 tahun), Pendidikan Dasar (Kelas 1-5, Usia 6-10 tahun)

Hari Percobaan

Persyaratan Bahasa Inggris: Bahasa Inggris dasar

Tanggal Penting

Awal Tahun Akademik (perkiraan awal September)2026-09-01

Sekolah mengikuti kalender akademik Prancis, dimulai pada awal bulan September.

Schoozy Insight: Kelas Uji Coba dan Daftar Tunggu: Mengakses Sekolah Bilingual Kecil yang Sangat Diminati

School Life

Uniform
Required
Lunch
Included in registration fee; lunch and two daily

Support & Wellbeing

Fasilitas & Kampus

6 fasilitas

Olahraga & Atletik(2)

Football Pitch· Luar Ruangan
Volleyball Courts· Luar Ruangan

Area luar ruangan(1)

Adventure Playground· Luar Ruangan

Ruang Makan(1)

Cafeteria

Lainnya(2)

Taman Skateboard
Lapangan Olahraga Serbaguna

Kampus

Kampus Utama

École Française Jean de La Fontaine - Kampus Rawai

21 Soi Salika, Rawai, Mueang Phuket, Phuket 83100, Thailand

Terletak di Rawai, Phuket bagian selatan. Akses terutama menggunakan mobil pribadi atau taksi; transportasi umum terbatas di area Rawai. Bandara Internasional Phuket (HKT) berjarak sekitar 50-60 menit perjalanan darat.
Kampus bersama dengan Lighthouse International School yang dilengkapi lapangan sepak bola sintetis, lapangan bola voli pantai, lapangan olahraga serbaguna, taman skateboard, taman petualangan, dan kafe di kampus. Lingkungan yang tenang dan hijau.
+66 93 768 0016
Schoozy Insight: Kampus yang Tenang dan Hijau dengan Fasilitas Olahraga dan Outdoor yang Luar Biasa

Schoozy Insights

Analisis independen oleh tim editorial Schoozy. Tidak terafiliasi atau didukung oleh sekolah.

Didirikan pada 2021: Sekolah Visioner Pendidik di Rawai, Phuket

Julien Bliècq mendirikan sekolah ini pada 2021 setelah bertahun-tahun berkecimpung di bidang pendidikan, dengan membuka sebuah sekolah dwibahasa dengan kurikulum Prancis di dalam kampus Lighthouse International School di distrik Rawai, Phuket.

Baca Selengkapnya

Asal-Usul dan Visi Pendiri

École Française Jean de La Fontaine adalah salah satu sekolah internasional terbaru di Phuket, didirikan pada tahun 2021 oleh Julien Bliècq — seorang pendidik yang perjalanan karir mengajarnya mendahului keputusannya untuk menciptakan sebuah institusi yang sepenuhnya mewujudkan nilai-nilai pendidikannya. Dinamai dari Jean de La Fontaine, penyair dan fabulis Perancis terkenal abad ke-17, sekolah ini menggali tradisi humanisme intelektual Perancis yang mengutamakan kebijaksanaan, bahasa, dan pengamatan mendalam terhadap kondisi manusia.

Motivasi pendiri Bliècq berakar pada keyakinan pribadi dan pengalaman profesional. Setelah mendedikasikan bertahun-tahun untuk mengajar, ia sampai pada pandangan bahwa model sekolah yang berlaku terlalu sering memperlakukan anak-anak sebagai subjek pasif pendidikan daripada sebagai protagonisnya. Sekolahnya adalah jawabannya terhadap masalah tersebut: sebuah institusi yang cukup kecil untuk mengenal setiap anak secara individual, cukup ketat untuk memberikan kurikulum nasional Perancis yang lengkap, dan cukup progresif untuk melakukannya secara bilingual.

Lokasi Bersama dengan Lighthouse International School

Keputusan strategis utama adalah menempatkan sekolah di dalam kampus Lighthouse International School di 21 Soi Salika, Rawai — sebuah kemitraan yang memberi institusi baru ini akses langsung ke fasilitas berkelas dunia yang jauh melampaui apa yang biasanya dapat dimiliki sekolah yang baru didirikan. Sejak tahun pertama operasinya, siswa memiliki akses ke lapangan sepak bola sintetis, lapangan bola voli pantai, lapangan olahraga multifungsi, taman skateboard, taman petualangan, dan kafe. Infrastruktur fisik ini memungkinkan sekolah untuk menepati janjinya tentang pendidikan holistik sejak hari pertama.

Pertumbuhan dan Status Saat Ini

Sejak didirikan, sekolah telah berkembang melayani sekitar 36 siswa dari tingkat Kindergarten (usia 3 tahun) hingga tingkat pendidikan menengah bawah (Collège 6ème/5ème, sekitar usia 11-12 tahun). Kelas dikelompokkan sesuai dengan sistem siklus Perancis (Maternelle, CP hingga CM2, kemudian Collège), dengan setiap kelas dibatasi maksimal 12 siswa untuk memastikan perhatian personal yang merupakan inti dari identitas sekolah.

Sekolah beroperasi sesuai kalender akademik Perancis, dimulai pada awal September dan mengikuti struktur istilah Kementerian Perancis. Semua pembelajaran mengikuti kurikulum nasional Perancis resmi, menjadikan sekolah ini sebuah outpost sejati dari sistem pendidikan Perancis di Thailand selatan — yang membedakannya melalui pendekatan immersi bilingual bahasa Inggris dan komunitas siswa yang beragam secara internasional.

Anak sebagai Pembelajar Aktif: Jantung Pedagogis École Française Jean de La Fontaine

Sekolah ini menempatkan setiap anak sebagai pusat dari perjalanan belajar mereka sendiri, menggabungkan kurikulum nasional Prancis dengan immersi bilingual dalam lingkungan yang kecil dan penuh perhatian.

Baca Selengkapnya

Anak Didik sebagai Aktor Pembelajaran

Inti dari model pendidikan École Française Jean de La Fontaine adalah sebuah ide yang sederhana namun radikal: anak-anak bukan penerima pengetahuan yang pasif, melainkan arsitek aktif dari pembelajaran mereka sendiri. Motto sekolah — "L'enfant, acteur de ses apprentissages" — mengungkapkan keyakinan ini dengan jelas. Pendiri Julien Bliècq merancang sekolah ini khusus sehingga setiap pelajaran, setiap aktivitas, dan setiap interaksi memperkuat kemandirian dan kepercayaan diri anak didik.

Filosofi ini terwujud dalam berbagai cara praktis. Kelas dibuat dengan sengaja berukuran kecil — dibatasi hanya 12 siswa — sehingga memungkinkan guru untuk merespons kecepatan belajar dan gaya belajar masing-masing anak. Tidak ada tekanan untuk menyesuaikan diri dengan kecepatan akademis yang seragam; sebaliknya, siswa didorong untuk berkembang "à son propre rythme" (sesuai dengan kecepatan mereka sendiri), sebuah prinsip yang membedakan sekolah ini dari institusi yang lebih besar dan terstruktur.

Immersi Bilingual sebagai Pilihan Filosofis

Pendekatan bilingual Prancis-Inggris sekolah bukan sekadar fitur logistik — ini adalah pernyataan filosofis tentang jenis warga global yang ingin dihasilkan sekolah. Sekitar 60% pengajaran dilakukan dalam bahasa Prancis (mengikuti kurikulum Pendidikan Nasional Prancis) dan 40% dalam bahasa Inggris, memastikan bahwa siswa mengembangkan kefasihan sejati dan fleksibilitas kognitif dalam kedua bahasa sejak usia dini.

Lingkungan dwibahasa ini juga mencerminkan komitmen terhadap "ouverture d'esprit internationale" — keterbukaan pikiran internasional yang dilihat sekolah sebagai tidak terpisahkan dari keunggulan akademis sejati. Dengan belajar berpikir dalam dua bahasa, siswa mendapatkan akses ke dua tradisi budaya yang berbeda, dua cara menyusun pengetahuan, serta dua warisan sastra, ilmiah, dan kewarganegaraan.

Kesejahteraan sebagai Prioritas Pendidikan

Filosofi sekolah secara eksplisit memasukkan bien-être (kesejahteraan) sebagai tujuan pendidikan yang sama pentingnya dengan pencapaian akademis. Lokasi kampus — digambarkan sebagai "calme, verdoyant" (tenang dan penuh hijau) — bukan kebetulan. Pendiri Julien Bliècq memilih lokasi Rawai untuk lingkungannya yang tenang, yang menurutnya merupakan prasyarat untuk pembelajaran sejati. Ketika anak-anak merasa aman, dihargai, dan nyaman, mereka menjadi lebih ingin tahu, lebih bersedia mengambil risiko intelektual, dan lebih terbuka untuk berkolaborasi.

Visi holistik ini diperkuat dengan memasukkan seni, musik, pendidikan jasmani, dan kegiatan outdoor sebagai bagian integral dari kurikulum daripada tambahan pelengkap. Kedekatan dengan fasilitas olahraga kampus Lighthouse yang luas — lapangan sepak bola sintetis, lapangan voli pantai, lapangan serbaguna, skate park, dan taman petualangan — berarti bahwa pengembangan fisik dan bermain terintegrasi dalam kehidupan sekolah sehari-hari.

Kurikulum Prancis, Perspektif Global

Meskipun sekolah dengan setia mengikuti kurikulum Ministère de l'Éducation Nationale Prancis (dari CP hingga Collège, mencakup mata pelajaran termasuk bahasa dan sastra Prancis, matematika, sains, histoire-géographie, arts plastiques, musique, dan EPS), sekolah melakukannya dalam konteks yang sengaja internasional. Ketelitian dan struktur kurikulum Prancis menyediakan kerangka kerja yang dapat diandalkan, sementara pengajaran bilingual dan badan siswa multikultural memastikan bahwa pengalaman belajar melampaui batas-batas nasional.

Kampus yang Tenang dan Hijau dengan Fasilitas Olahraga dan Outdoor yang Luar Biasa

Terletak di Rawai, bagian selatan Phuket yang tenang, sekolah ini berbagi kampus yang lengkap dengan fasilitas modern bersama Lighthouse International School, dilengkapi dengan lapangan olahraga, taman skateboard, taman petualangan, dan kafe.

Baca Selengkapnya

Mengenal Rawai, Phuket

Rawai adalah salah satu distrik Phuket yang lebih tenang dan bersifat residential — jauh dari keramaian wisata Patong atau Karon. Pemilihan lokasi ini bukanlah kebetulan. Pendiri sekolah secara eksplisit mencari lingkungan yang "calme, verdoyant" (tenang, hijau) sebagai pilihan pedagogis: sebuah tempat di mana anak-anak dapat fokus, bernafas dan berkembang tanpa gangguan dan stres dari lingkungan sekolah urban. Lingkungan sekitar menawarkan akses ke pantai lokal, alam, dan nuansa komunitas yang genuine — sesuatu yang sering kali kurang ada di kampus sekolah internasional lainnya.

Keuntungan Kampus Bersama

Berlokasi di 21 Soi Salika, sekolah beroperasi sebagai divisi Perancis dalam kampus Lighthouse International School yang lebih luas. Penempatan bersama ini membawa keuntungan signifikan. Siswa di sekolah yang sangat kecil ini (sekitar 36 siswa) memiliki akses ke fasilitas yang akan membuat sekolah berukuran sepuluh kali lebih besar iri hati:

  • Lapangan Sepak Bola Sintetis: Lapangan sepak bola sintetis berukuran penuh dan semua cuaca untuk pelajaran PE, latihan, dan bermain informal.
  • Lapangan Voli Pantai: Lapangan pasir yang memberikan nuansa pesisir Thailand yang khas pada penawaran olahraga.
  • Lapangan Olahraga Multifungsi: Lapangan outdoor yang dapat menampung bola basket dan aktivitas olahraga lainnya.
  • Skate Park: Fitur yang tidak biasa dan populer — area skating outdoor yang memberikan kampus karakter yang kontemporer dan energik.
  • Taman Petualangan: Peralatan panjat dan bermain yang ditempatkan di dalam kampus hijau, mendukung perkembangan fisik dan bermain imajinasi untuk siswa yang lebih muda.
  • Kafe di Kampus: Fasilitas makan yang melengkapi penyediaan makan siang dan camilan harian.

Ritme Harian

Hari sekolah berlangsung dari 08:20 hingga 15:00, jadwal yang selaras dengan norma sekolah Perancis. Seragam wajib dikenakan dan disediakan (termasuk dalam biaya pendaftaran tahunan), begitu juga dengan makan siang dan dua camilan harian — berarti dari saat seorang anak tiba di sekolah hingga waktu penjemputan, semua kebutuhan sehari-hari mereka terpenuhi dalam komunitas kampus. Penyediaan komprehensif ini mengurangi kompleksitas logistik bagi keluarga dan memperkuat identitas sekolah sebagai komunitas yang genuine daripada sekadar fasilitas akademik.

Kurikulum Nasional Prancis Disampaikan Secara Bilingual: Keunggulan dengan Jangkauan Global

Sekolah mengikuti kurikulum nasional resmi Prancis dari Maternelle hingga Collège, dengan sekitar 60% instruksi dalam bahasa Prancis dan 40% dalam bahasa Inggris, menghasilkan peserta didik yang benar-benar bilingual.

Baca Selengkapnya

Kerangka Pendidikan Nasional Prancis

École Française Jean de La Fontaine mengikuti kurikulum nasional dari Ministère de l'Éducation Nationale Prancis — salah satu kerangka pendidikan nasional yang paling koheren dan akademis ketat di dunia. Kurikulum ini menstruktur program sekolah dari Maternelle (tahun-tahun awal) melalui CP–CM2 (pendidikan dasar, usia 6-10 tahun) dan melanjut ke Collège (pendidikan menengah pertama, dimulai pada 6ème untuk usia 11 tahun). Mata pelajaran akademis inti yang diajarkan mencakup:

  • Bahasa dan sastra Prancis — membaca, menulis, tata bahasa serta teks klasik dan kontemporer
  • Matematika — terstruktur secara progresif dari numerasi melalui aritmatika, geometri dan aljabar awal
  • Sains — ilmu pengetahuan alam, fisika dan penemuan dunia
  • Histoire-Géographie — sejarah Prancis dan dunia, geografi dan pendidikan kewarganegaraan
  • Arts plastiques — seni visual dan ekspresi kreatif
  • Musique — pendidikan musik dan kegiatan ensemble
  • EPS (Éducation Physique et Sportive) — pendidikan jasmani terstruktur

Keuntungan Bilingual

Apa yang membedakan sekolah ini dari sekolah Prancis standar adalah pengajaran dalam bahasa Inggris sekitar 40% yang berjalan beriringan dengan kurikulum Prancis. Alih-alih menganggap bahasa Inggris sebagai mata pelajaran bahasa asing yang diajarkan beberapa jam per minggu, sekolah ini mengadopsi model immersi bilingual yang genuuin: bahasa Inggris digunakan sebagai medium instruksi di berbagai mata pelajaran, memastikan siswa mengembangkan bahasa Inggris akademik autentik bersama dengan bahasa Prancis mereka.

Pendekatan ini berarti bahwa lulusan sekolah (pada akhir pendidikan menengah pertama) keluar dengan fondasi linguistik untuk bertransisi ke program pendidikan menengah atas berbahasa Inggris — baik itu IB, A-Level atau Baccalauréat Prancis — dengan keunggulan signifikan dibandingkan rekan yang berpendidikan monolingual.

Kelas Kecil, Pembelajaran Mendalam

Dengan jumlah siswa per kelas dibatasi maksimal 12 orang dan total populasi sekolah sekitar 36 siswa, rasio siswa-guru sangat menguntungkan. Pilihan struktural ini bukan sekadar poin pemasaran tetapi komitmen pedagogis: adalah dalam kelas kecil bahwa instruksi yang terdeferensiasi menjadi benar-benar mungkin, ketika guru dapat menyadari kebingungan seorang anak sebelum menjadi mengakar, dan di mana setiap siswa memiliki suara dalam diskusi kelas. Ketat akademis kurikulum Prancis, disampaikan dalam pengaturan yang intim ini, menciptakan lingkungan belajar yang menggabungkan harapan tinggi dengan dukungan pribadi yang genuuin.

Kelas Uji Coba dan Daftar Tunggu: Mengakses Sekolah Bilingual Kecil yang Sangat Diminati

Dengan hanya 36 siswa dan batasan kelas maksimal 12 siswa, sekolah menggunakan kelas uji coba untuk proses penerimaan dan menjalankan daftar tunggu ketika kelas penuh — tidak ada ujian masuk formal yang diperlukan.

Baca Selengkapnya

Filosofi Penerimaan Siswa: Akses Melalui Pengalaman

École Française Jean de La Fontaine menerapkan pendekatan penerimaan siswa yang luar biasa terbuka untuk sebuah sekolah internasional swasta. Daripada memberlakukan ujian masuk tertulis formal atau penyaringan akademis yang ketat, alat penerimaan siswa utama sekolah adalah kelas percobaan — pengalaman kelas yang sesungguhnya yang memungkinkan calon siswa dan keluarga mereka merasakan lingkungan bilingual secara langsung. Pendekatan ini mencerminkan nilai-nilai sekolah: daripada memilih anak-anak berdasarkan kinerja tes, sekolah mengundang mereka untuk merasakan pengalaman sekolah dan menentukan sendiri apakah sekolah ini adalah pilihan yang tepat.

Kapasitas dan Sistem Daftar Tunggu

Mengingat ukuran sekolah yang kecil — sekitar 36 siswa di semua tingkat kelas, dengan setiap kelas dibatasi maksimal 12 siswa — permintaan sering melebihi ketersediaan tempat. Sekolah menjalankan sistem daftar tunggu formal ketika kelas mencapai kapasitas penuh. Keluarga calon siswa disarankan untuk mendaftar lebih awal, khususnya untuk tingkat kelas yang paling diminati. Daftar tunggu dikelola secara transparan, dengan tempat ditawarkan sesuai ketersediaan.

Tidak Ada Ujian Masuk Formal

Tidak ada ujian masuk akademis yang dipublikasikan untuk tingkat kelas mana pun. Latar belakang kurikulum Prancis tentu saja memberikan keuntungan bagi siswa dari keluarga dengan sistem pendidikan Prancis, namun komponen bahasa Inggris bilingual sekolah berarti bahwa siswa dengan dasar bahasa Inggris yang kuat sama-sama kami terima. Filosofi penerimaan yang inklusif ini sejalan dengan kepercayaan pendiri bahwa setiap anak, dengan lingkungan yang tepat, dapat berkembang.

Biaya dan Transparansi

Struktur biaya sekolah sederhana dan transparan. Biaya pendidikan tahunan adalah 300,000 THB untuk semua tingkat kelas (Taman Kanak-kanak hingga Kelas 3 / awal Collège), dengan biaya pendaftaran tahunan sebesar 40,000 THB yang mencakup seragam, makan siang, dan dua camilan setiap hari. Tidak ada biaya tambahan tersembunyi untuk kegiatan sekolah standar. Pendekatan all-inclusive ini menyederhanakan perencanaan keuangan keluarga dan memastikan bahwa pengalaman sehari-hari di sekolah — makanan, seragam, kegiatan dasar — tidak memerlukan biaya tambahan.

Sekolah Ini Cocok Untuk Siapa

Sekolah ini sangat sesuai untuk keluarga ekspatriat dengan latar belakang pendidikan Prancis yang tinggal di Phuket selatan, keluarga yang mencari pendidikan dasar bilingual Prancis-Inggris yang sesungguhnya untuk anak-anak mereka, dan mereka yang menghargai ukuran kelas kecil serta perhatian personal dibandingkan keluasan fasilitas dan program yang ditawarkan sekolah internasional yang lebih besar. Sekolah ini bukanlah pilihan yang tepat bagi keluarga yang mencari kualifikasi IB, Cambridge, atau standar internasional lainnya, karena sekolah saat ini hanya menawarkan kerangka kurikulum nasional Prancis.

About the School

Established
2021

Mission

Anak didik sebagai pelaku pembelajaran mereka sendiri.

Educational philosophy

Di École Française Jean de La Fontaine, anak-anak dipandang sebagai pelaku utama dalam proses belajar mereka sendiri. Sekolah ini mendorong inisiatif, kepercayaan diri, dan perkembangan holistik dalam lingkungan bilingual Prancis-Inggris. Setiap anak didorong untuk berkembang sesuai dengan kecepatan mereka sendiri, dalam suasana yang tenang dan hijau yang mendukung berbagi dan pertukaran berkelanjutan.

History

Sekolah ini didirikan pada tahun 2021 oleh Julien Bliècq, seorang pendidik Prancis yang telah menghabiskan bertahun-tahun untuk mengajar sebelum mendirikan institusi ini di Rawai, Phuket. Sekolah beroperasi sebagai bagian Prancis yang berlokasi bersama di kampus Lighthouse International School di 21 Soi Salika. Sejak dibuka, sekolah telah berkembang melayani siswa dari tingkat Taman Kanak-Kanak hingga pendidikan menengah pertama (6ème), menawarkan kurikulum nasional Prancis lengkap yang dilengkapi dengan instruksi immersi bahasa Inggris.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa biaya uang sekolah tahunan di Ecole Francaise Jean de la Fontaine?

Biaya tuition tahunan di Ecole Francaise Jean de la Fontaine adalah THB 300,000 (THB).

Biaya tambahan apa saja yang harus saya siapkan di Ecole Francaise Jean de la Fontaine?

Selain biaya pendidikan, Ecole Francaise Jean de la Fontaine mengenakan biaya pendaftaran sebesar THB 40,000.

Ecole Francaise Jean de la Fontaine terletak di mana?

Ecole Francaise Jean de la Fontaine terletak di Phuket, Thailand.

Inquire about Ecole Francaise Jean de la Fontaine

Step 1 of 2

We aim to reply within 24 hours.

Compare, fees & rankings

About this data

Last updated: 20 Jun 2026

Sources: the school's official website, accreditation bodies (e.g. IBO, CIS), and public records.