Sekolah Harian · Sekolah Internasional

UWC Dilijan
Dilijan, Armenia
Last updated: 25 Jun 2026
UWC Dilijan College adalah sekolah berasrama internasional program IB Diploma dua tahun yang terletak di perbukitan berhutan Dilijan, Armenia. Sekolah ini didirikan pada tahun 2014 sebagai United World College yang ke-14. Dengan menghimpun sekitar 220 siswa dari lebih dari 80 negara, UWC Dilijan berkomitsi untuk mempersatukan berbagai bangsa dan budaya demi perdamaian dan masa depan yang berkelanjutan. Dengan sekitar 88% siswa menerima beasiswa, perguruan tinggi ini menerapkan kebijakan seleksi yang tidak mempertimbangkan kemampuan finansial, sehingga menarik generasi muda dari berbagai latar belakang sosial ekonomi dan nasional. Seluruh proses pembelajaran dilakukan dalam bahasa Inggris, dan kampus yang terletak di dalam Taman Nasional Dilijan menawarkan lingkungan unik untuk pendidikan alam bebas sekaligus akademik IB yang ketat.
- Kurikulum
- IB Diploma
- Biaya Tahunan
- US$44.000,00(2026-2027)
- Siswa
- ~220
- Kewarganegaraan
- 80+
Gambaran Umum
UWC Dilijan adalah sekolah program IB Diploma internasional yang berlokasi di Dilijan, Armenia. Didirikan pada tahun 2014, sekolah ini memiliki sekitar 220 siswa dari lebih dari 80 negara. Bahasa pengantar adalah bahasa Inggris. Biaya pendidikan tahunan: $44,000.
Sekilas
Program IB Diploma secara eksklusif — tingkat kelulusan 96% pada 2024, 109 lulusan dari angkatan 2019-2020
Sangat internasional — 220 siswa dari ~80 negara, dengan hanya ~5% warga negara Armenia, mencerminkan misi global UWC
Seleksi komite nasional UWC — diterima melalui saluran UWC global atau nasional yang kompetitif menilai prestasi dan potensi, bukan aplikasi langsung
Asrama lengkap sebesar USD 44.000/tahun (program IB 2 tahun), namun ~88% siswa menerima beasiswa — seleksi tanpa mempertimbangkan kebutuhan finansial
Dirancang khusus untuk usia 16-19 tahun yang mencari pengalaman mendalam program IB Diploma 2 tahun di lingkungan multikultural asrama penuh dengan rasio siswa-guru yang kecil (~7:1), di Armenia
Biaya Kuliah & Biaya Lainnya
Biaya Kuliah Tahunan
US$44.000,00(2026-2027)
Deposit
US$300,00
Perkiraan Total Tahun Pertama
US$44.300,00
Biaya Kuliah Menurut Kelas
| Kelas | Biaya Kuliah Tahunan | Biaya Pendaftaran | Deposit |
|---|---|---|---|
| Program Diploma IB (2 tahun) | US$44.000,00 | - | US$300,00 |
Beasiswa & Bantuan Keuangan
3Beasiswa UWC (Need-Blind Umum)
PrestasiBeasiswa Gratitude
KhususBeasiswa Amal Clooney
PrestasiKurikulum & Akademik
Bahasa Pengantar
Bahasa Pengantar
Wajib / Pilihan
Mata Pelajaran yang Ditawarkan
15 mata pelajaranIB Diploma(15)
Akreditasi & Keanggotaan
2 akreditasiOutcomes & Results
Tujuan Universitas
Penerimaan
Persyaratan
Program Diploma IB (Tahun 12–13, usia 16–19)
Persyaratan Bahasa Inggris: Bahasa Inggris tingkat lanjut
Wawancara Diperlukan (Tatap muka)
School Life
- Uniform
- Not required
- Lunch
- Full board: breakfast, lunch, and dinner provided
Support & Wellbeing
- Counsellors
- 1
Kegiatan Ko-kurikuler
4 kegiatanDrama & Teater(1)
Kelas: Sixth Form
Layanan & Kepemimpinan(1)
Kelas: Sixth Form
Spesifik Sekolah(2)
Kelas: Sixth Form
Fasilitas & Kampus
8 fasilitasOlahraga & Atletik(2)
Fasilitas Akademik(1)
Seni dan pertunjukan(2)
Ruang Makan(1)
Kesejahteraan(1)
Lainnya(1)
Kampus
Kampus Utama
Kampus Utama UWC Dilijan College
Jalan Getapnya 7, Dilijan, Wilayah Tavush, Armenia
Schoozy Insights
Pendidikan sebagai Kekuatan untuk Perdamaian: Misi UWC Dilijan
UWC Dilijan mewujudkan keyakinan gerakan United World College bahwa pendidikan dapat menyatukan manusia dan budaya untuk perdamaian serta keberlanjutan, yang diekspresikan melalui keberagaman siswa dan nilai-nilai bersama.
Baca Selengkapnya
Filosofi UWC dalam Praktik
UWC Dilijan College bukan sekadar sekolah internasional yang kebetulan menawarkan IB Diploma — sekolah ini adalah ekspresi hidup dari keyakinan inti gerakan United World College: bahwa pendidikan, jika dilakukan dengan baik, dapat menjadi kekuatan untuk menyatukan orang, bangsa, dan budaya demi perdamaian dan masa depan yang berkelanjutan.
Didirikan pada tahun 2014 sebagai perguruan tinggi UWC yang ke-14, sekolah ini dengan sengaja didirikan di persimpangan simbolis — di Jalur Sutra kuno di Dilijan, Armenia, di pertemuan antara Eropa, Timur Tengah, dan Rusia. Lokasi ini sendiri adalah pernyataan filosofis tentang menjembatani budaya dan sejarah.
Sembilan Nilai Inti
Filosofi sekolah ini didasarkan pada sembilan nilai eksplisit yang semuanya dipublikasikan di halaman misi resmi:
- Pemahaman internasional dan antarbudaya
- Perayaan perbedaan
- Tanggung jawab pribadi dan integritas
- Tanggung jawab dan rasa hormat bersama
- Belas kasih dan pelayanan
- Rasa hormat terhadap lingkungan
- Semangat idealisme
- Tantangan pribadi
- Tindakan dan contoh pribadi
Ini bukan hanya slogan dekoratif di dinding. Nilai-nilai ini dioperasionalkan setiap hari melalui persyaratan Creativity, Activity, Service (CAS) IB, melalui sistem asrama (disebut 'Toons'), melalui proyek pelayanan masyarakat, dan melalui pencampuran nasionalitas yang disengaja di asrama dan ruang kelas.
Keberagaman sebagai Pedagogi
Dengan sekitar 220 siswa dari sekitar 80 negara, keberagaman itu sendiri berfungsi sebagai alat pendidikan. Ketika seorang siswa dari Suriah berbagi asrama dengan rekan dari Rusia, Amerika Serikat, dan Jepang, pembelajaran yang terjadi di luar kelas dianggap sama pentingnya dengan apa yang terjadi di dalamnya. Ini adalah pilihan desain yang sadar — proses penerimaan UWC Dilijan, yang dilakukan melalui komite UWC nasional atau Program Seleksi Global, secara aktif mencari siswa yang akan berkontribusi pada dan mendapat manfaat dari lingkungan ini.
Keterlibatan Lokal
Secara unik di antara sekolah berasrama internasional, UWC Dilijan secara eksplisit menyatakan bahwa sekolah 'bertujuan untuk menjadi bagian integral dari Dilijan dan memiliki dampak positif pribadi, lokal, dan global'. Hal ini terwujud dalam kemitraan dengan komunitas lokal, perekrutan staf lokal, dan proyek pelayanan siswa di kota. Sekolah ini bukan enclave yang mengabaikan sekitarnya — sekolah ini memandang dirinya sebagai warga Dilijan terlebih dahulu.
Implikasi bagi Keluarga
Bagi keluarga yang mempertimbangkan UWC Dilijan, filosofi ini berarti sekolah tidak terutama dioptimalkan untuk metrik penempatan universitas atau nilai ujian (meskipun hasilnya kuat). Sekolah ini dioptimalkan untuk menghasilkan orang muda yang nyaman dengan kompleksitas, berkomitmen pada kewarganegaraan global, dan mampu berkolaborasi lintas perbedaan budaya. Orang tua yang memprioritaskan peringkat tabel liga di atas pembentukan karakter mungkin menemukan bahwa sekolah lain adalah pilihan yang lebih baik; mereka yang berbagi visi UWC kemungkinan besar akan menemukan lingkungan ini transformatif.
Bebas Biaya dan Berbasis Misi: Bagaimana UWC Dilijan Memilih Siswanya
Proses penerimaan siswa UWC Dilijan bersifat unik: diselenggarakan melalui komite nasional di seluruh dunia, proses ini bebas pertimbangan finansial, berfokus pada prestasi, dan secara eksplisit dirancang untuk membangun komunitas global yang beragam daripada memilih berdasarkan kekayaan.
Baca Selengkapnya
Model Penerimaan yang Radikal Berbeda
Proses penerimaan UWC Dilijan berbeda dari hampir semua sekolah boarding internasional lainnya di dunia. Memahami cara kerjanya sangat penting bagi keluarga manapun yang mempertimbangkan untuk mendaftar.
Sistem Komite Nasional
Siswa tidak mendaftar langsung ke UWC Dilijan. Sebaliknya, jalur utama adalah melalui komite UWC nasional, yang ada di lebih dari 155 negara. Setiap komite nasional menjalankan proses seleksi sendiri — biasanya melibatkan aplikasi tertulis, esai, wawancara, dan kadang-kadang kegiatan kelompok — dan menominasikan kandidat ke perguruan tinggi UWC. Ini berarti pengalaman mendaftar bervariasi secara signifikan tergantung pada negara asal siswa.
Bagi siswa yang tidak memiliki akses ke komite nasional, Program Seleksi Global menyediakan rute alternatif, yang dinilai secara terpusat oleh UWC.
Seleksi Berdasarkan Prestasi dan Buta Kebutuhan Finansial
Hal yang kritis adalah bahwa seleksi secara eksplisit buta kebutuhan finansial: keadaan finansial siswa tidak dipertimbangkan saat menilai kelayakan penerimaan mereka. Ini didukung oleh infrastruktur beasiswa yang luar biasa — sekitar 88% siswa menerima pendanaan beasiswa penuh atau parsial, membuat sekolah ini genuinely dapat diakses lintas latar belakang ekonomi.
Beasiswa diberikan berdasarkan prestasi akademik, potensi, dan kualitas yang sejalan dengan nilai-nilai UWC — bukan kekayaan keluarga. Ini membedakan UWC Dilijan secara tajam dari sebagian besar sekolah boarding internasional elit, di mana kapasitas membayar biaya secara implisit adalah prasyarat.
Program Beasiswa Bernama
Selain kumpulan beasiswa umum, program bernama spesifik lebih jauh memperluas akses:
- Gratitude Scholarship (Aurora Humanitarian Initiative / Near East Foundation): Beasiswa dua tahun penuh untuk siswa dari wilayah yang terkena konflik termasuk Suriah, Lebanon, Palestina, dan Israel. Program ini telah mendukung lebih dari 100 siswa.
- Amal Clooney Scholarship: Beasiswa penuh berbasis prestasi untuk satu perempuan muda dari Lebanon, yang mencakup program IB Diploma dua tahun penuh. Didirikan pada 2022.
Apa yang Dicari Penyeleksi
Meskipun tidak ada rubrik terbit resmi, gerakan UWC secara konsisten menekankan:
- Rasa ingin tahu intelektual dan potensi akademik (tidak harus nilai sempurna)
- Komitmen terhadap komunitas dan layanan
- Keterbukaan terhadap pengalaman antarbudaya
- Ketahanan pribadi — kemampuan untuk hidup jauh dari rumah di lingkungan yang sangat beragam
- Keselarasan dengan nilai-nilai UWC — idealisme, tanggung jawab, dan belas kasih
Implikasi Praktis
Bagi keluarga Jepang dan Asia Timur, perlu diketahui bahwa UWC Dilijan adalah sekolah boarding penuh (semua 220 siswa tinggal di kampus) untuk siswa berusia 16–19 tahun, hanya mencakup IB Diploma dua tahun. Tidak ada program sekolah dasar atau menengah. Proses aplikasi dimulai melalui komite UWC nasional yang relevan, bukan langsung melalui sekolah. Kebutuhan finansial seharusnya tidak menghalangi aplikasi — infrastruktur beasiswa ada justru untuk mendanai siswa berbakat terlepas dari latar belakang mereka.
Kehidupan di Hutan: Budaya Kampus dan Sistem Toon di UWC Dilijan
Kampus UWC Dilijan terletak di dalam Taman Nasional Dilijan, menggabungkan komunitas asrama yang erat dengan 220 siswa dari 80 negara beserta sistem rumah yang khas, lingkungan alam yang indah, dan dukungan pastoral 24 jam.
Baca Selengkapnya
Kehidupan Kampus di Taman Nasional Dilijan
Kampus UWC Dilijan menempati sekitar 8 hektar lahan hutan di dalam Taman Nasional Dilijan di Wilayah Tavush, Armenia utara. Ini bukan kampus sekolah internasional perkotaan yang tipikal — ini adalah komunitas residensial yang dibangun khusus dan tertanam dalam hutan gunung, sekitar 2 jam berkendara dari Bandara Zvartnots Yerevan.
Bagi 220 siswa yang tinggal di sini, kampus pada dasarnya merupakan dunia yang berdiri sendiri selama dua tahun Diploma IB. Memahami kehidupan sehari-hari di sini sangat penting bagi calon siswa dan keluarga mereka.
Sistem Toon
Siswa tinggal di tujuh rumah residensial yang dikenal sebagai 'Toons' (istilah lokal yang menyenangkan untuk rumah-rumah tersebut). Setiap Toon menampung campuran siswa dari berbagai negara, jenis kelamin, dan latar belakang — pencampuran lintas budaya yang disengaja ini merupakan inti dari model UWC. Setiap Toon memiliki:
- House Parent tetap yang memberikan pengawasan dan dukungan pastoral
- Ruang bersama yang meliputi dapur, ruang keluarga, dan area belajar
- Kamar yang dibagi oleh 2 atau 4 siswa
Sistem Toon berfungsi sebagai unit komunitas utama — siswa mengembangkan hubungan dekat dengan teman sekamar yang sering bertahan setelah mereka meninggalkan sekolah.
Perawatan Pastoral dan Kesejahteraan
Sekolah mempertahankan infrastruktur pastoral yang berdedikasi:
- Konselor sekolah penuh waktu (psikolog klinis) yang tinggal di kampus
- Dua psikoterapis/psikolog kunjungan yang memberikan dukungan kesehatan mental tambahan
- Pusat medis 24 jam di kampus dengan staf perawat dan dokter siaga, ditambah kamar isolasi dan ruang sakit
Mengingat bahwa siswa tinggal jauh dari rumah — sering kali untuk pertama kalinya, sering kali jauh dari negara asal mereka — tingkat dukungan ini dianggap penting oleh sekolah.
Lingkungan Fisik
Pengaturan alam merupakan realitas praktis sekaligus sumber daya pendidikan:
- Pendakian gunung, panjat tebing, dan aktivitas luar ruangan terintegrasi dalam kehidupan siswa
- Persyaratan CAS IB (Creativity, Activity, Service) secara alami memanfaatkan lingkungan luar
- Fasilitas di kampus mencakup lapangan olahraga, dinding panjat, gimnasium dalam ruangan, teater kotak hitam, laboratorium sains, studio seni, perpustakaan, dan kafeteria yang menyajikan tiga kali makan setiap hari
Kehidupan Asrama Penuh
Semua siswa adalah penghuni asrama penuh — tidak ada siswa harian. Makanan (sarapan, makan siang, dan makan malam) termasuk dalam biaya tahunan USD 44.000. Ini menciptakan pengalaman komunitas yang benar-benar mendalam tetapi juga berarti kampus adalah rumah, sekolah, dan dunia sosial sekaligus. Siswa harus memiliki ketahanan interpersonal yang kuat dan selera untuk kehidupan komunal.
Koneksi dengan Kota Dilijan
Berbeda dengan banyak sekolah asrama yang beroperasi sebagai kampus terisolasi, UWC Dilijan secara aktif menjalin hubungannya dengan kota Dilijan. Siswa berpartisipasi dalam layanan komunitas secara lokal, dan sekolah menganggap dirinya sebagai pemangku kepentingan dalam pembangunan kota. Dilijan sendiri adalah kota spa kecil yang berhutan dan dikenal dengan warisan arsitektur Armeniannya.
Diploma IB di UWC Dilijan: Akademik Ketat dalam Konteks Multikultural
UWC Dilijan menawarkan Program IB Diploma secara eksklusif untuk usia 16–19 tahun, dengan pilihan mata pelajaran yang luas, tingkat kelulusan IB sebesar 96%, dan lulusan tahun 2020 yang diterima di Harvard, Stanford, UCL, dan universitas-universitas terkemuka lainnya di seluruh dunia.
Baca Selengkapnya
Ikhtisar Program Akademik
UWC Dilijan menawarkan satu program akademik: Program Diploma International Baccalaureate (IBDP) untuk siswa berusia 16–19 tahun. Program dua tahun ini adalah satu-satunya yang ditawarkan sekolah — tidak ada sekolah dasar, tidak ada program IGCSE, tidak ada A-levels. Oleh karena itu, fokus akademik sekolah sangat terkonsentrasi.
Penawaran Mata Pelajaran
Siswa memilih enam mata pelajaran dari enam kelompok mata pelajaran IB, dengan tiga pada tingkat Higher Level (HL) dan tiga pada tingkat Standard Level (SL). Menu mata pelajaran UWC Dilijan sangat luas untuk sekolah dengan 220 siswa:
Kelompok 1 — Studi dalam Bahasa dan Sastra:
- English Literature (HL/SL), English Language & Literature (HL/SL)
- Armenian Literature (HL/SL), Russian Literature (HL/SL)
- Self-Taught Literature (SL) — untuk siswa yang mempelajari bahasa ibu mereka secara mandiri
Kelompok 2 — Perolehan Bahasa:
- English B (HL), Russian B (SL/ab initio), Spanish B (SL/ab initio), German B (SL/ab initio)
Kelompok 3 — Individu dan Masyarakat:
- Economics, Geography, Global Politics, History, Philosophy (semua HL/SL)
- Environmental Systems & Societies (SL — terdaftar silang dengan Kelompok 4)
Kelompok 4 — Sains:
- Biology, Chemistry, Physics (semua HL/SL), Computer Science (SL), Environmental Systems & Societies (SL)
Kelompok 5 — Matematika:
- Mathematics: Analysis and Approaches (HL/SL)
- Mathematics: Applications and Interpretation (HL/SL)
Kelompok 6 — Seni:
- Theatre (HL/SL), Visual Arts (HL/SL)
Hasil IB
Situs web resmi sekolah menyatakan tingkat kelulusan IB sebesar 96%, yang jauh di atas rata-rata global IB sekitar 78–80%. Meskipun rincian skor tahunan terperinci tidak dipublikasikan secara resmi, kelas kelulusan 2020 yang terdiri dari 109 siswa melihat 87 siswa mengamankan tempat di universitas di 105 universitas berbeda, dengan 18 mengambil gap year.
Tujuan Universitas (Angkatan 2020)
Tujuan universitas teratas yang dilaporkan mencakup:
- USA: Harvard, Brown, Stanford (dan universitas AS lainnya)
- UK: UCL, King's College London, University of Edinburgh
- Canada: UBC, University of Toronto
- Singapore: Yale-NUS College
- UAE: NYU Abu Dhabi
Budaya Akademik
Komposisi multikultural tubuh siswa — ~80 kebangsaan — secara langsung memperkaya wacana akademik. Sebuah kelas sejarah yang mendebatkan Perang Dingin mungkin mencakup siswa dari Rusia, Amerika Serikat, Armenia, dan Georgia. Seminar filsafat tentang keadilan mungkin menarik pengalaman hidup dari Lebanon, Iran, dan UK secara bersamaan. Ini adalah hal yang disengaja: UWC menganggap keragaman perspektif di kelas sebagai sumber daya akademik, bukan hanya sosial.
Persyaratan Theory of Knowledge (TOK) dan Extended Essay IB sangat cocok untuk lingkungan ini, karena siswa terus-menerus menavigasi pertanyaan tentang relativisme budaya, perbedaan epistemologi, dan kompleksitas etika dalam kehidupan sehari-hari mereka serta studi formal mereka.
80 Negara, Satu Kampus: Komunitas Global UWC Dilijan
Dengan siswa dari ~80 negara, 88% mendapat beasiswa, dan model seleksi yang tidak mempertimbangkan kemampuan finansial, UWC Dilijan telah membangun salah satu komunitas sekolah yang paling beragam secara sosial-ekonomi dan nasional di dunia.
Baca Selengkapnya
Komunitas yang Dibangun Atas Keberagaman yang Disengaja
Struktur komunitas UWC Dilijan mungkin adalah fitur yang paling membedakannya — dan memahaminya membantu menjelaskan mengapa sekolah ini sangat menarik dan jenis siswa seperti apa yang akan berkembang di sana.
Angka-Angkanya
- 220 siswa total (semuanya tinggal di asrama)
- ~80 kebangsaan yang diwakili
- ~88% siswa menerima beasiswa penuh atau sebagian
- ~4–5% siswa dari Armenia (negara tuan rumah)
- Sisanya berasal dari seluruh Eropa, Asia, Amerika, Afrika, dan Timur Tengah
Beasiswa sebagai Alat Pembangunan Komunitas
Tingkat beasiswa yang luar biasa tinggi (88%) bukan sekadar ukuran kesejahteraan — ini adalah alat desain komunitas. Jika hanya keluarga kaya yang mampu membayar UWC Dilijan, badan siswa akan miring secara demografis menuju segmen sempit dari masyarakat global. Dengan mendanai sebagian besar siswa, sekolah memastikan bahwa seorang siswa dari pedesaan Georgia belajar bersama dengan seorang dari keluarga makmur di Singapura, bahwa penerima beasiswa dari wilayah yang terkena konflik di Timur Tengah berbagi kamar dengan teman sebaya dari Skandinavia.
Keberagaman ekonomi ini, dikombinasikan dengan keberagaman nasional dan budaya, menciptakan kondisi untuk pembelajaran antarbudaya yang benar-benar transformatif.
Jaringan Alumni UWC
Lulusan UWC Dilijan bergabung dengan jaringan alumni UWC yang lebih luas — sebuah komunitas global dengan lebih dari 60.000 alumni UWC di seluruh 18 kolej. Jaringan ini telah menghasilkan kepala negara, pemenang Hadiah Nobel, pemimpin kemanusiaan, dan pengusaha sosial. Untuk sekolah yang baru saja meluluskan kelas pertamanya pada 2016, alumni UWC Dilijan masih berada di awal karir mereka, namun mereka membawa jangkauan luar biasa dari jaringan UWC.
Komunitas Melampaui Kampus
Kolej secara sengaja menanamkan dirinya di kota Dilijan — melalui proyek layanan siswa, ketenagakerjaan staf lokal, dan misi yang dinyatakan untuk memiliki 'dampak positif pribadi, lokal, dan global.' Orang tua siswa di UWC Dilijan sering menggambarkan pengalaman tersebut sebagai memberikan anak-anak mereka negara rumah kedua — Armenia dan Dilijan menjadi tempat yang sangat bermakna bagi siswa yang tinggal dan belajar di sana selama dua tahun.
Untuk Keluarga Jepang
Bagi siswa returnee Jepang atau keluarga yang mobile secara internasional, UWC Dilijan menawarkan sesuatu yang langka: sebuah sekolah di mana menjadi 'internasional' adalah universal, bukan pengecualian. Tidak ada siswa yang menjadi minoritas di sini — semua orang jauh dari rumah, semua orang menavigasi perbedaan budaya, dan semua orang melakukannya bersama-sama. Komite nasional UWC Jepang (UWC Japan) mengelola aplikasi dari Jepang.
About the School
- Established
- 2014
Mission
UWC adalah gerakan pendidikan global yang menjadikan pendidikan sebagai kekuatan untuk menyatukan masyarakat, bangsa, dan budaya demi perdamaian dan masa depan yang berkelanjutan. UWC Dilijan College juga bertujuan untuk menjadi bagian integral dari Dilijan dan memberikan dampak positif secara pribadi, lokal, dan global.
Core values
Pemahaman internasional dan antarbudaya, Perayaan keberagaman, Tanggung jawab pribadi dan integritas, Tanggung jawab bersama dan rasa hormat, Welas asih dan pelayanan, Penghargaan terhadap lingkungan, Semangat idealisme, Tantangan pribadi, Tindakan dan teladan pribadi
History
Pada tahun 2014, filantropis Ruben Vardanyan dan Veronika Zonabend, bersama dengan para pendiri donor lainnya, mendirikan UWC Dilijan College di sepanjang Jalur Sutra kuno di Armenia, menjadikannya United World College ke-14 di dunia dan sekolah boarding internasional pertama di kawasan CIS. Berlokasi di persimpangan Eropa, Timur Tengah, dan Rusia, kolese ini dirancang untuk membawa kekuatan transformatif pendidikan kepada kaum muda yang beragam. Pada tahun 2013, sekolah ini menerima otorisasi IB World School sebelum dibuka. Pada tahun 2022, kolese ini mencapai akreditasi dari Council of International Schools (CIS). Pada tahun 2023, kolese merayakan tahun akademik ke-10 dengan 111 siswa baru bergabung dari 56 negara.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kurikulum apa yang diajarkan oleh UWC Dilijan?
UWC Dilijan mengikuti Program Diploma IB.
Apakah UWC Dilijan merupakan IB World School?
Ya, UWC Dilijan adalah sebuah IB World School yang menawarkan Program IB Diploma.
Berapa biaya uang sekolah tahunan di UWC Dilijan?
Biaya pendidikan tahunan di UWC Dilijan adalah $44,000 (USD).
Biaya tambahan apa yang harus saya angggarkan untuk UWC Dilijan?
Selain biaya pendidikan, UWC Dilijan mengenakan deposit sebesar $300.
Di mana UWC Dilijan berlokasi?
UWC Dilijan berlokasi di Dilijan, Armenia.
Berapa banyak siswa yang bersekolah di UWC Dilijan?
UWC Dilijan memiliki sekitar 220 siswa dari lebih dari 80 negara.
Jelajahi Sekolah Lainnya
Last updated: 25 Jun 2026
Sources: the school's official website, accreditation bodies (e.g. IBO, CIS), and public records.