IGCSEBerdiri 2007

Sekolah Harian · Sekolah Internasional

Olifant School

Olifant School

Indonesia

Last updated: 22 Jun 2026

Olifant School adalah salah satu institusi pendidikan nasional inovatif terkemuka di Jawa Tengah, menawarkan program untuk anak-anak mulai dari usia 1 tahun (Prasekolah) hingga tingkat dasar, dengan jenjang sekolah menengah pertama dan atas juga telah didirikan. Didirikan pada tahun 2007 di Yogyakarta oleh keluarga dan profesional pendidikan yang berkomitmen pada kualitas pendidikan, sekolah ini telah berkembang melayani hampir 400 siswa di berbagai divisi. Olifant menekankan pengembangan holistik, memelihara generasi muda yang kompeten, percaya diri, dan berorientasi global dengan tetap berakar pada nilai-nilai Indonesia. Sekolah ini memiliki kemitraan internasional, termasuk kolaborasi dengan Warrnambool College di Australia.

Kurikulum
IGCSE
Kunjungi Situs Web

Gambaran Umum

Olifant School adalah sekolah internasional IGCSE. Didirikan pada tahun 2007. Bahasa pengantar adalah Bahasa Indonesia.

Sekilas

1

Jalur kurikulum IGCSE — menawarkan kualifikasi Cambridge IGCSE sebagai bagian dari program internasionalnya, mempersiapkan siswa untuk standar penerimaan universitas global.

2

Skala pendaftaran yang terjangkau — sekitar 377 siswa total di semua jenjang (281 tingkat dasar, 96 tingkat menengah), memungkinkan perhatian personal dengan rasio siswa-guru di bawah 9:1.

3

Model sekolah nasional-plus — beroperasi sebagai sekolah swasta Indonesia dengan elemen internasional, menggabungkan fondasi kurikulum lokal dengan perspektif global dan pelatihan kewirausahaan.

4

Didirikan pada 2007 di Yogyakarta — didirikan oleh para profesional pendidikan dan keluarga yang berkomitmen pada kualitas, kini mencakup prasekolah (usia 1+) hingga tingkat menengah dengan kemitraan sekolah Australia sejak 2015.

5

Ideal untuk keluarga Indonesia yang mencari pengembangan karakter sosiobisnis yang berakar pada nilai-nilai Pancasila dengan orientasi global dan etika Persatuan dalam keberagaman.

Kurikulum & Akademik

Bahasa Pengantar

Bahasa Pengantar

Indonesian

Akreditasi & Keanggotaan

Cambridge International
Schoozy Insight: Kurikulum IGCSE Menunjukkan Ambisi Akademis Internasional

School Life

Support & Wellbeing

Kampus

Kampus Utama

Olifant School Yogyakarta

Sleman, D.I. Yogyakarta, Indonesia

0274-557303 / 0274-580808

Schoozy Insights

Analisis independen oleh tim editorial Schoozy. Tidak terafiliasi atau didukung oleh sekolah.

Kurikulum IGCSE Menunjukkan Ambisi Akademis Internasional

Olifant School menawarkan kualifikasi IGCSE bersama kurikulum nasional Indonesia, mencerminkan komitmennya untuk mempersiapkan siswa dalam mengejar pendidikan tinggi di tingkat internasional.

Baca Selengkapnya

Pendekatan Kurikulum Ganda

Olifant School diposisikan sebagai sekolah nasional yang inovatif dan menggabungkan kualifikasi yang diakui secara internasional. Sekolah ini dikenal menawarkan kurikulum Cambridge IGCSE, yang secara internasional diakui sebagai standar pencapaian sekolah menengah dan jalan menuju kualifikasi internasional yang lebih lanjut.

Posisi ganda ini — sebagai sekolah nasional Indonesia dan penyedia IGCSE — memberikan siswa Olifant akses ke pilihan universitas yang lebih luas, baik di dalam maupun di luar negeri.

Kemitraan Internasional

Kolaborasi tahun 2015 dengan Warrnambool College di Australia menunjukkan ambisi akademik internasional sekolah di awal perkembangannya. Meskipun detail kemitraan ini tidak sepenuhnya dijelaskan dalam sumber yang tersedia, kemitraan semacam itu biasanya melibatkan penyelarasan kurikulum, pengembangan guru, dan peluang pertukaran siswa.

Rasio Siswa terhadap Guru

Dengan sekitar 281 siswa tingkat dasar yang didukung oleh 19 guru, rasio siswa-guru di tingkat dasar adalah sekitar 14,8:1. Sekolah menengah atas memiliki rasio yang lebih rendah, yaitu sekitar 3,7:1 (96 siswa, 26 guru), meskipun angka ini mungkin mencerminkan berbagai mata pelajaran dan staf spesialis di tingkat menengah atas daripada pengaturan ukuran kelas.

Rasio-rasio ini menunjukkan ukuran kelas yang relatif terjangkau, khususnya di tingkat menengah atas, yang dapat mendukung pembelajaran yang lebih personal dan mentoring akademik.

Bahasa Pengantar

Sebagai sekolah nasional Indonesia dengan ambisi berbahasa Inggris, Olifant terutama menggunakan Bahasa Indonesia sebagai medium pengantarnya, dengan Bahasa Inggris memainkan peran yang semakin penting — khususnya dalam mata pelajaran IGCSE. Lingkungan bilingual ini mempersiapkan siswa untuk beroperasi di berbagai konteks akademik Indonesia dan internasional.

Dari Visi Keluarga hingga Sekolah Berjenjang: Kisah Pertumbuhan Olifant School

Olifant School didirikan pada tahun 2007 di Yogyakarta dan telah berkembang dari sebuah sekolah prasekolah menjadi lembaga pendidikan K-12 lengkap, diperkuat oleh kemitraan internasional dengan Australia.

Baca Selengkapnya

Pendirian dan Tahun-Tahun Awal

Olifant School didirikan pada tahun 2007 di Yogyakarta, Indonesia, oleh sekelompok keluarga dan profesional pendidikan yang bersatu dengan keprihatinan bersama tentang kualitas pendidikan. Para pendiri didorong oleh keinginan untuk menciptakan lingkungan belajar yang melampaui pembelajaran hafalan, memelihara anak-anak dengan cara yang holistik dan berpikiran maju.

Nama 'Olifant' mencerminkan ambisi sekolah — tangguh, penuh tujuan, dan berbasis komunitas. Sejak hari-hari awalnya, sekolah menawarkan program untuk anak-anak yang sangat muda, termasuk taman kanak-kanak yang menerima anak-anak mulai dari usia satu tahun, bersama dengan pendidikan dasar dan layanan penitipan anak.

Ekspansi dan Kemitraan Internasional

Pencapaian penting datang pada tahun 2015 ketika Olifant School menandatangani perjanjian kolaborasi jangka panjang dengan Warrnambool College di Australia. Kemitraan ini dirancang sebagai persiapan untuk ekspansi pendidikan yang besar. Sejalan dengan visi ini, pada Juli 2016, Olifant secara resmi meluncurkan divisi sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA), menyelesaikan transisinya dari institusi yang berfokus pada anak usia dini menjadi sekolah lengkap dengan berbagai tahap pendidikan.

Ekspansi ini mencerminkan ambisi yang lebih luas: mempertahankan siswa dalam komunitas Olifant sepanjang perjalanan pendidikan mereka, dari masa balita hingga persiapan masuk universitas.

Saat Ini

Berdasarkan data terkini, Olifant School melayani sekitar 377 siswa di seluruh divisinya — sekitar 281 di sekolah dasar dan 96 di sekolah menengah atas — dengan staf pengajar sekitar 45 orang. Sekolah ini berlokasi di Sleman, sebuah kabupaten dalam Daerah Istimewa Yogyakarta, dan telah menetapkan dirinya sebagai salah satu institusi pendidikan nasional inovatif terkemuka di Jawa Tengah.

Penawaran kurikulum IGCSE sekolah menandakan aspirasinya untuk menyediakan kualifikasi yang diakui secara internasional bersama dengan kerangka kerja kurikulum nasional Indonesia.

Pendidikan Holistik Berwawasan Global yang Berakar pada Identitas Indonesia

Filosofi Olifant berpusat pada pembinaan generasi muda yang kompeten, percaya diri, dan berorientasi global yang dilandasi oleh nilai-nilai Pancasila dan karakter sociopreneur.

Baca Selengkapnya

Misi: Mengasuh Anak Secara Utuh

Misi Olifant School diartikulasikan dengan jelas di situs web resminya: "Mengasuh anak-anak secara holistik baik pada tingkat lokal maupun global dengan tujuan membangun generasi yang kompeten, percaya diri, toleran, asertif, kreatif, komunikatif, menghormati orang lain, serta memiliki perspektif global yang terbuka dan jelas."

Pernyataan misi ini menunjukkan komitmen ganda — terhadap identitas Indonesia lokal dan kewarganegaraan global. Daripada memilih antara akar nasional dan wawasan internasional, Olifant secara eksplisit berusaha menumbuhkan keduanya pada setiap siswa.

Visi: Pelopor Sosiopreneurial

Visi sepuluh tahun sekolah mengekspresikan aspirasi untuk mengembangkan "generasi muda dengan mentalitas pelopor dan berorientasi global, membawa karakter sosiopreneurial dan identitas diri yang kuat yang dilandasi Pancasila."

Konsep 'sosiopreneur' — seorang pengusaha yang didorong oleh dampak sosial — adalah inti dari DNA pendidikan Olifant. Daripada menghasilkan lulusan yang hanya memasuki dunia kerja, Olifant bertujuan mengembangkan generasi muda yang akan berinovasi untuk manfaat komunitas dan masyarakat luas.

Pendasaran eksplisit pada Pancasila — kerangka filosofis dasar Indonesia yang terdiri dari lima prinsip termasuk kepercayaan kepada Tuhan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial — mencerminkan komitmen sekolah terhadap nilai-nilai budaya Indonesia sebagai fondasi bagi pandangan globalnya.

Nilai Inti: Bersatu dalam Perbedaan

Nilai inti Olifant, "Bersatu dalam perbedaan," bergema dengan semboyan nasional Indonesia Bhinneka Tunggal Ika (Bersatu dalam perbedaan). Ini bukan sekadar aspirasi filosofis tetapi komitmen praktis untuk menyambut siswa dari latar belakang yang beragam dan menumbuhkan saling menghormati.

Pendekatan Pendidikan

Sekolah menggambarkan dirinya sebagai sistem pendidikan nasional yang 'inovatif,' menyarankan pendekatan pedagogis yang melampaui norma sekolah Indonesia tradisional. Meskipun metodologi spesifiknya tidak sepenuhnya terperinci dalam sumber yang tersedia, penekanan pada kompetensi, kepercayaan diri, kreativitas, dan komunikasi menunjukkan pendekatan yang berpusat pada siswa dan berorientasi pada proyek.

Sekolah Komunitas Dibangun atas Kolaborasi Pendidik dan Keluarga

Olifant School didirikan bersama oleh keluarga-keluarga dan para pendidik, dan filosofi intinya 'Unity in Diversity' mencerminkan budaya yang mendorong inklusi dan saling menghormati dalam komunitas sekolah.

Baca Selengkapnya

Komunitas sebagai Inti

Sejak didirikan, Olifant School telah menjadi sebuah usaha komunitas. Sekolah ini didirikan pada tahun 2007 bukan oleh satu entitas korporat atau pemerintah, melainkan oleh keluarga-keluarga dan para profesional pendidikan yang memiliki kekhawatiran bersama tentang kualitas pendidikan di Yogyakarta. Semangat kolaboratif pendiri ini terus membentuk budaya sekolah.

Konteks Yogyakarta

Yogyakarta — sering disebut sebagai jantung budaya Jawa — adalah kota yang terkenal dengan universitas-universitasnya, seni, dan kehidupan intelektual. Sebagai sekolah yang berakar dalam lingkungan ini, Olifant School menggali kekayaan warisan budaya sambil secara bersamaan mempersiapkan siswa-siswanya untuk masa depan yang mengglobal. Lokasi di kawasan Sleman menempatkan sekolah dalam jangkauan yang mudah terhadap amenitas perkotaan Yogyakarta sambil mempertahankan suasana yang berorientasi pada komunitas.

Bersatu dalam Perbedaan

Nilai inti sekolah Bersatu dalam perbedaan sangat signifikan dalam konteks Indonesia, di mana keragaman — etnis, agama, bahasa, dan budaya — adalah kenyataan yang dialami sehari-hari. Komitmen Olifant School terhadap prinsip ini menandakan budaya sekolah yang secara aktif merayakan perbedaan daripada hanya mentolerirnya.

Keterlibatan Keluarga

Kisah pendirinya — di mana keluarga-keluarga memainkan peran yang setara dengan para profesional pendidikan — menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua telah dihargai sejak awal. Meskipun rincian spesifik tentang struktur tata kelola orang tua tidak tersedia dalam sumber-sumber terkini, semangat pendiri ini biasanya diterjemahkan menjadi budaya sekolah di mana hubungan keluarga-sekolah bersifat dekat dan kolaboratif.

Komunitas yang Berkembang

Dengan sekitar 377 siswa di seluruh divisinya dan staf sebanyak 45 orang, Olifant School tetap menjadi komunitas yang relatif intim menurut standar sekolah internasional. Skala ini memungkinkan hubungan personal antara guru, siswa, dan keluarga — sebuah kualitas yang secara aktif dipromosikan oleh filosofi holistik sekolah.

About the School

Established
2007

Mission

Membina anak-anak secara holistik pada tingkat lokal dan global dengan tujuan membangun generasi yang kompeten, percaya diri, toleran, tegas, kreatif, komunikatif, menghormati orang lain, dan memiliki perspektif global yang terbuka dan jelas.

History

Olifant School didirikan pada tahun 2007 di Yogyakarta oleh para praktisi pendidikan yang berkomitmen mendalam terhadap kualitas pendidikan. Pada tahun 2015, sekolah ini menandatangani perjanjian kolaborasi jangka panjang dengan Warrnambool College di Australia. Pada Juli 2016, Olifant membuka sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas miliknya sendiri, memperluas penawaran pendidikan di luar jenjang taman kanak-kanak dan sekolah dasar yang awal.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kurikulum apa yang diajarkan oleh Olifant School?

Olifant School mengikuti kurikulum IGCSE.

Inquire about Olifant School

Step 1 of 2

We aim to reply within 24 hours.

Jelajahi Sekolah Lainnya

Compare, fees & rankings

About this data

Last updated: 22 Jun 2026

Sources: the school's official website, accreditation bodies (e.g. IBO, CIS), and public records.